Galaxy A50s jadi suksesor A50, apa bedanya?

Galaxy A50s diklaim merupakan versi upgrade dari Galaxy A50 yang diperkenalkan Samsung awal tahun ini.

Galaxy A50s akhirnya resmi hadir di Indonesia. Smartphone ini diklaim merupakan upgrade dari Galaxy A50 yang diperkenalkan Samsung awal tahun ini. Lantas apa saja peningkatan yang dibawa ponsel baru ini?

"Yang berubah di sisi desain dari sebelumnya prism design, sekarang holographic effect karena dari segi warna unik dan cocok buat anak muda," kata Irfan Rinaldi Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia di Jakarta (11/9).


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus laris manis di Korea Selatan

Samsung Galaxy A10s resmi rilis di Indonesia

Begini bocoran Samsung Galaxy M10s


Tak hanya itu, dia juga menyatakan peningkatan lainnya yaitu di sektor kamera hingga fitur pendukung transaksi pembayaran mobile. Galaxy A50s hadir dengan layar Super Amoled Full HD+ 6,4 inci. Dengan kombinasi tersebut, smartphone ini diklaim mampu mengakomodir tampilan konten yang tajam, baik saat browsing maupun memainkan gim.

Peningkatan yang paling kentara ada pada sektor kamera, dimana Galaxy A50s membawa sensor utama 48MP. Jika dibanding A50, fitur ini memang terbilang meningkat cukup signifikan. Galaxy A50 sendiri membawa sensor utama 25MP. Selain sensor utamanya, A50s pun membawa sensor lainnya dengan resolusi 5MP (f/2.2) dan sensor ultra-wide 8MP (f/2.2).

Begitu pula dengan kamera selfie-nya. Galaxy A50s menawarkan kamera selfie 32MP (f/2.0), sementara pendahulunya membawa kamera depan 25MP (f/2.0). 

Peningkatan paling menarik menurut saya adalah hadirnya fitur Super Steady dalam perekaman video. Pasalnya di A50 fitur ini absen. Galaxy A50s menawarkan fitur Super Steady yang diatur secara default dengan frame rate 30fps. 

"Fitur Super Steady diaktifkan secara langsung atau default, sehingga videonya lebih stabil. Super Steady-nya sistemnya sama kaya di A80 pakai kamera ultrawide angle. Saat diaktifkan, resolusi akan di lock di 1080," kata Irfan.

Fitur lainnya yang menjadi peningkatan dari A50 ke A50s yaitu adanya NFC. Sebagaimana diketahui fitur ini memang cukup digandrungi pengguna smartphone Tanah Air. Hal ini juga menjadi dasar bagi Samsung untuk menyematkan fitur tersebut di Galaxy A50s. Fitur ini bisa dimanfaatkan pengguna untuk melakukan transaksi mobile.

Smartphone ini juga meningkatkan pengalaman gaming pengguna melalui AI Gaming Booster. Fitur ini akan mengenali kebiasaan pengguna saat bermain gim, kemudian menyesuaikan frame rate-nya. 

"Mempelajari habit kita bermain gim. Frame rate-nya akan dibantu ditambahkan oleh AI sehingga tampak lebih smooth up to 60fps misalnya. Suhunya juga enggak terlalu panas, dia (AI Gaming Booster) akan mendeteksi kemudian performanya disesuaikan agar saat main nggak kepanasan," kata Irfan.

Pemindai sidik jari di layar yang hadir di A50 juga ditingkatkan di Galaxy A50s. Software fitur ini ditingkatkan sehingga diklaim lebih baik serta lebih cepat saat dijalankan.

Galaxy A50s ditenagai Exynos 9611 yang dipasangkan dengan RAM 4GB/64GB atau 6GB/128GB. Prosesornya pun meningkat ketimbang A50. Chipset di Galaxy A50s diklaim mampu mengakomodir clock speed hingga 1050MHz. Smartphone ini sudah bisa dipesan melalui situs resmi Samsung dan berbagai e-commerce seperti Lazada, Jd.id, Blibli, Dinomarket dan Shoppee seharga Rp4.099.000 untuk RAM 4GB dan Rp4.899.000 untuk RAM 6GB. Untuk pre-order, Galaxy A50s dengan RAM 4GB bisa didapatkan seharga Rp3.899.000 dan Rp4.599.000 untuk RAM 6GB.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: