sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
Kamis, 03 Mar 2022 11:19 WIB

Fitbit tarik smartwatch Ionic karena sebabkan luka bakar

Fitbit adalah salah satu perusahaan global akan smartwatch. Perusahaan ini belum lama menarik kembali smartwatch Ionic karena bermasalah.

Fitbit tarik smartwatch Ionic karena sebabkan luka bakar

Perusahaan perangkat pintar global, Fitbit telah menarik kembali Fitbit Ionic mereka. Keputusan penarikan itu muncul setelah Fitbit menerima lebih dari 100 laporan luka bakar akibat smartwatch yang terlalu panas. Perangkat ini diluncurkan pada September 2017 dan menawarkan fitur termasuk pelacakan aktivitas serta pemantauan jantung dan tidur.

Fitbit berhenti memproduksi Ionic pada tahun 2020 dan telah menjual sekitar satu juta unit smartwatch tersebut di pasar Amerika Serikat dan sekitar 693.000 di pasar global hingga Desember 2021.

Dilansir dari Gizmochina (3/3), sebagai kompensasi atas penarikan tersebut, perusahaan itu akan mengeluarkan pengembalian dana sebesar USD299 (Rp4,3 juta) untuk pengembalian smartwatch Ionic kepada perusahaan. Pemilik smartwatch juga akan mendapat kode diskon yang menawarkan potongan harga 40% untuk perangkat Fitbit tertentu menurut pengumuman yang dibuat oleh Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat.

Komisi itu telah menyatakan bahwa fitbit sejauh ini telah menerima setidaknya 174 laporan tentang smartwatch yang menjadi terlalu panas, dengan 118 laporan luka bakar yang mencakup dua kasus luka bakar tingkat tiga dan empat kasus luka bakar tingkat dua.

Penarikan kembali itu terbatas pada empat varian Fitbit Ionic dengan nomor model berikut: FB503CPBU, FB503GYBK, FB503WTGY, dan FB503WTNV.

Konsumen yang terkena penarikan ini harus mengunjungi help.fitbit.com/ionic untuk mendapatkan informasi tentang cara menerima pengembalian dana. Perusahaan telah menyatakan bahwa pengembalian dana akan setara dengan USD299(Rp4,3 juta). Pelanggan di luar Amerika Serikat akan menerima setara dengan USD299 dalam mata uang lokal mereka.

Share
×
tekid
back to top