sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
Senin, 11 Okt 2021 14:22 WIB

Fakta seputar teknologi TV Mini LED

Seperti namanya, Mini LED memiliki modul LED yang lebih kecil untuk memberikan cahaya latar (backlight) ke layar LCD.

Fakta seputar teknologi TV Mini LED
Source: LG

Belakangan ini banyak berseliweran seputar TV dengan basis teknologi Mini LED. Bisa dibilang teknologi lampu latar ini merupakan istilah teknologi TV yang cukup baru. Sudah ada beberapa produsen TV yang menggunakan Mini LED seperti TCL, Philips, LG, dan Samsung.

Beberapa perusahaan bahkan telah menggabungkan Mini LED dengan jenis teknologi lain untuk menciptakan panel layar TV terbaru dan terbaik. Misalnya, jajaran layar ‘QNED’ TV Mini LED dari LG, kini tersedia di seluruh dunia. Teknologi QNED menggabungkan NanoCell buatan LG dan lampu latar Mini LED untuk pertama kalinya.

Dilansir dari Techradar, teknologi Mini LED memang banyak terdapat di TV model baru. Meski demikian, teknologi tersebut juga ditemukan pada layar perangkat lain. Misalnya, Apple menggunakan Mini LED di iPad Pro terbarunya. Rumor menunjukkan bahwa kemungkinan teknologi layar Mini LED juga akan digunakan di Nintendo Switch 2 mendatang. Dengan demikian, kita bisa melihatnya di lebih banyak perangkat selain TV.

Seperti namanya, Mini LED memiliki modul LED yang lebih kecil untuk memberikan cahaya latar (backlight) ke layar LCD. Piksel LCD tidak dapat menyala sendiri, sehingga membutuhkan sumber cahaya di belakangnya. Inilah yang menciptakan kecerahan dan warna yang diperlukan. Karena lapisan cahaya latar tambahan ini, piksel layar LCD tidak akan pernah dapat dimatikan sepenuhnya.

Tentu saja Mini LED akan meningkatkan pengalaman menonton. Jika dibandingkan dengan layar LCD dengan LED biasa, hitam pada LCD reguler tidak akan sepekat layar dengan basis Mini LED. Mini LED akan menghilangkan gangguan ‘bleeding’ adegan gelap dengan beberapa objek berwarna diantara adegan tersebut.

Secara sederhana, Mini LED adalah cara yang lebih efisien dan lebih efektif untuk menerangi layar LCD. Dioda pada teknologi penerangan ini tidak lebih besar dari 0,2 mm. Dengan demikian, dioda pada Mini LED akan lebih banyak menerangi layar jika dibandingkan dengan LED konvensional.

Memasang lebih banyak LED dan lebih kecil di belakang piksel LCD memungkinkan gambar lebih cerah. Artinya, kontrol cahaya latar belakang bisa lebih terarah dan presisi. Ini memungkinkan kontrol yang lebih baik, artinya lebih minim gangguan ‘bleeding’ dan kontras yang lebih tinggi.

Jika digunakan secara efektif, lampu latar Mini LED akan memungkinkan panel LCD berperforma mirip OLED. Tentu saja dengan tanpa masalah yang dihadirkan oleh OLED, yaitu burn-in dan penurunan kualitas warna seiring berjalannya usia, terutama warna biru.

Saat ini, TV dengan panel pencahayaan Mini-LED masuk ke dalam kelas premium. Hampir seluruh TV LCD premium memiliki cahaya belakang dengan peredupan lokal (local dimming). Local dimming sendiri adalah cara TV LED meningkatkan contrast ratio dalam pemandangan gelap dengan meredupkan zona cahaya latar. Dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan LED reguler, Mini LED akan sangat unggul dalam menghadirkan performa local dimming.

Share
×
tekid
back to top