CEO Microsoft bikin kejutan di acara Samsung

Ada apa gerangan, Satya Nadella bos Microsoft naik panggung ke acara Samsung di New York, Rabu (7/8) kemarin?

CEO Microsoft bikin kejutan di acara Samsung

Ada kejutan besar di acara Samsung Unpacked event di Barclays Center, Brooklyn, New York, Rabu (7/8) kemarin. Kejutan ini bukan soal lini baru Galaxy Note 10 dan Note 10+, laptop Galaxy Book S, atau Galaxy Watch Active2. Kejutan itu, datang saat Presiden sekaligus CEO Samsung, DJ Koh memanggil CEO Microsoft, Satya Nadella untuk naik ke atas panggung.

Pengunjung pun heboh, mengapa CEO Microsoft “nongol” ada di acara Samsung? Kehadiran Nadella di sana untuk menegaskan perangkat mobile Samsung terbaru, akan terintegrasi dengan software Windows di PC. Artinya, pemilik Galaxy Note 10 yang juga menggunakan Windows untuk bekerja, bisa berbahagia. Sebab, mereka akan dapat yang serupa saat bekerja di ponsel ataupun di PC.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Samsung jelaskan masalah pemindai sidik jari Galaxy S10

Sidik jari Galaxy S10 mudah bobol gara-gara pelindung layar

Terungkap nama seri Samsung Galaxy A yang rilis 2021


”Di dunia 5G, cloud, dan AI, kami percaya di masa depan manusia bisa berinteraksi dengan semua perangkat dengan lebih mudah,” katanya.

Ini bukan kali pertama Samsung memberi kejutan. Pada 2016 di event Mobile World Congress di Barcelona, CEO Facebook Mark Zuckerberg juga datang ke atas panggung dalam demo virtual reality Samsung.

Bagi Microsoft, kerja sama ini akan mengisi kekosongan di segmen mobile mereka mengingat Nadella akhirnya melempar handuk putih untuk produk Windows Phone Microsoft.

Kerjasama yang dilakukan Samsung dan Microsoft adalah menciptakan sebuah ekosistem perangkat yang seamless layaknya pengguna Apple. Pengguna iPhone, iPad, dan laptop/komputer Mac merasa nyaman karena seperti menggunakan sistem operasi yang sama. Proses menghubungkan iPhone ke laptop MacBook misalnya, sangat mudah. Karenanya, pengguna Apple lebih cenderung memilih laptop Mac dibandingkan Windows.

Kerjasama Samsung-Microsoft ini sendiri akan menciptakan ekosistem sendiri yang menguntungkan pengguna kedua belah pihak. ”Layanan dan fitur kedua perusahaan akan terintegrasi, sehingga menciptakan ekosistem serupa seperti iPhone dengan Mac,” ujar analis Creative Strategies Carolina Milanesi lewat cuitan Twitter.

”Ambisi kami adalah membantu orang lebih produktif di perangkat apapun dan di manapun. Kombinasi dari software kami dan perangkat Samsung yang powerful, membuat hal ini jadi kenyataan,” ungkap Nadella.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: