sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
Jumat, 24 Jan 2020 18:51 WIB

Cara mengamankan akun WhatsApp dari risiko peretasan

Yang paling penting, jangan pernah memberikan kode enam digit akun Anda pada siapapun, itu termasuk keluarga sampai teman terdekat.

Mendaftar di layanan perpesanan WhatsApp milik Facebook memang mudah, tetapi proses yang mudah ini juga memunculkan kekhawatiran tersendiri. Apakah akun kita cukup aman dari risiko penyalahgunaan, terutama jika kita tidak berhati-hati.

Untungnya, aplikasi perpesanan yang cukup populer ini menawarkan cara untuk meningkatkan keamanan pada akun Anda. Cara mengaktifkan lapisan keamanan tambahan ini juga cukup mudah, yang berarti Anda tidak akan mudah kehilangan akun Anda meski kode aktivasi enam digit Anda bocor.

Untuk mengamankan akun Anda, ada beberapa cara dan saran yang bisa Anda ikuti, berikut caranya:

Jangan pernah membagikan kode enam digit WhatsApp Anda pada siapa pun, itu termasuk orang tua, teman terbaik Anda, dan saudara Anda. Tidak seorang pun memiliki alasan untuk meminta kode yang dikirimkan WhatsApp kepada Anda melalui SMS, jadi jangan berpikir untuk membagikannya. Jika hal terburuk terjadi, maka siapkan PIN yang akan bertindak sebagai pelapis keamanan untuk menghentikan seseorang agar tidak dapat masuk ke akun Anda.

  1. Kemudian langkah selanjutnya buka WhatsApp dan ketuk tiga titik di kanan atas layar
  2. Tekan "Pengaturan"> "Akun" dan lalu pilih "Verifikasi dua langkah"
  3. Tekan "Aktifkan," dan kemudian pilih PIN enam digit Anda.
  4. Langkah selanjutnya juga cukup penting, tambahkan alamat email Anda sehingga memungkinkan Anda untuk memulihkan akun jika Anda lupa PIN. WhatsApp secara berkala akan meminta PIN Anda saat Anda menggunakannya sehingga Anda tidak mudah melupakannya.

Perlu dicatat, opsi keamanan ini tidak akan sepenuhnya menghentikan aktivitas peretasan seperti yang menimpa CEO Amazon Jeff Bezos. Namun setidaknya Anda sudah berupaya melapisi keamanan akun Anda dari risiko peretasan.

Share
back to top