Bos Xiaomi Redmi ternyata mantan presiden Gionee

Xiaomi mengumumkan Lu Weibing, mantan presiden Gionee, yang akan memimpin brand independen Redmi terbaru.

Bos Xiaomi Redmi ternyata mantan presiden Gionee (Foto: Gizmochina)

Kabar yang beredar belum lama ini menyebutkan Presiden Gionee, Lu Weibing, berkunjung ke kantor Xiaomi di China. Rupanya kedatangannya itu berbuah hasil. Kini Lu Weibing menjadi bagian dari Xiaomi. Perusahaan mengumumkan Weibing akan memimpin Redmi yang kini menjadi merek independen.

Xiaomi juga mengonfirmasi akan meluncurkan Redmi Note 7. Perangkat itu sekaligus menandai debut Redmi yang menjadi merek independen. 


BACA JUGA

100.000 unit Mi TV ludes dalam 9 menit

Xiaomi pimpin pasar wearable di China

Mi Band 4 luncur besok dengan dukungan NFC


Lu Weibing akan berperan sebagai General Manager Redmi dan menjadi Vice Presiden Xiaomi Group. Sebagai pemimpin, Weibing akan bertanggung jawab untuk membangun merek, desain produk, dan penjualan perangkat merek Redmi. Dalam praktiknya, Weibing akan langsung berkoordinasi dengan Presiden dan co-founder Xiaomi, Lin Bin.

Pemisahan merek Redmi sendiri menjadi upaya penting perusahaan. Bercermin dari sub-brand Huawei yang bisnisnya tampak berjalan mulus, upaya Xiaomi ini juga tampaknya akan mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan. Hal ini juga terlihat dari bisnis Realme dan Poco yang sudah berjalan beberapa waktu.

Menarik memang untuk melihat merek Redmi di pasaran. Hal menarik lainnya yaitu bagaimana Weibing akan membawa merek Redmi selanjutnya setelah menjalani karir di Gionee sebelumnya.

Lu Weibing sendiri mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Gionee pada 2017. Dilansir Gizmochina (10/1), dia tercatat memiliki lebih dari 20 pengalaman di industri terkait. Hari ini, perangkat pertama Redmi akan diluncurkan perusahaan. Tak ketinggalan, Weibing juga akan tampil dalam momen bersejarah bagi Redmi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: