sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
Kamis, 24 Des 2020 12:36 WIB

Bonie Ross pastikan Halo Infinite pantas untuk ditunggu

CEO 343 Industries, Bonie Ross, mengatakan kalau penantian tersebut akan membuat gim Halo Infinite lebih baik.

Bonie Ross pastikan Halo Infinite pantas untuk ditunggu
Source: GamingBolt

Halo Infinite merupakan salah satu gim dengan waktu penundaan terlama dari awal perkenalannya. Gim yang ditujukan untuk Xbox series X ini melakukan demo gameplay pada Juli lalu dalam perhelatan Xbox Games Event. Sebelum diundur hingga musim gugur 2021, gim ini rencananya akan meluncur pada November 2021. 343 Industries memutuskan untuk menunda peluncurannya karena ingin memberikan pengalaman bermain yang lebih baik lagi kepada pemain nantinya.

Dalam postingannya di Halo Waypoint pada 17 Desember, CEO 343 Industries, Bonie Ross, menyampaikan kerja keras timnya, termasuk para pengembang Halo selama 2020. Ia menyadari bahwa pemain kecewa dengan penundaan ini. Ross juga menambahkan kalau penantian ini tidak akan sia-sia karena tim pengembang sangat ingin membuat Halo Infinite sematang mungkin agar tidak mengecewakan setelah dirilis nanti.

"2021 akan menjadi tahun yang besar bagi waralaba Halo," tulis Ross. "Seperti yang baru-baru ini kami umumkan, Halo Infinite akan dirilis pada musim gugur 2021. Saya menyadari penantiannya sulit, dan saya yakinkan Anda bahwa tim ingin gim ini ada di tangan Anda secepat mungkin, tetapi mereka juga ingin memberikan sesuatu yang istimewa. Halo yang pantas Anda dapatkan.”

Halo Infinite direncanakan meluncur dengan versi Xbox One, Xbox Series X, Xbox Series S dan PC. Namun, menilik masalah yang kini sedang dialami Cyberpunk 2077, beberapa orang menyarankan agar versi Xbox One dibatalkan. Mereka khawatir, masalah akan muncul pada versi Xbox One yang memiliki perangkat keras lawas dan membuat performa gim tidak sebagus di konsol lainnya yang lebih baru.

Pada wawancara dengan Xbox Aaron Greenberg yang dikutip dari GamerRant (24/12), Ross mengungkapkan proses pembaruan  yang berhasil dilakukan timnya. Meski tidak menjelaskan lebih detail perkembangannya, Ross memastikan terjadi peningkatan pada grafik akhir Halo Infinite sebelum akhirnya dapat diluncurkan.

"Saya tidak dapat mengungkapkan betapa bersyukurnya Saya untuk komunitas Halo dan dorongannya kepada kami. Itu telah mendorong kami dan memberi kami bahan bakar untuk terus maju. Seperti yang Anda lihat dari postingan blog baru-baru ini, tim membuat hasil yang luar biasa dan sangat bersemangat untuk menunjukkan lebih banyak kepada Anda," tambah Ross.

Untuk diketahui, Halo Infinite merupakan gim first-person shooter yang diterbitkan oleh Xbox Game Studios. Halo Infinite merupakan bagian dari waralaba gim Halo, yang sebelumnya telah meluncurkan Halo: The Master Chief Collection (2014) dan Halo 5: Guardians (2015).

Share
×
tekid
back to top