Berkat eSport, Konami akui untung besar

Pendapatan Konami meningkat 2,4 persen lebih dengan penjualan gim yang dipimpin oleh PES 2019 dan gim populer lainnya.

Berkat eSport, Konami akui untung besar Ilustrasi eSport (Pexels)

Selama beberapa tahun belakangan, eSport kian menjamur. Alhasil, para pengembang gim pun mendapatkan rezeki nomplok akibat pergeseran tren tersebut. Salah satunya adalah Konami. Dalam laporan keuangan terbaru mereka, mereka melaporkan adanya kenaikan pendapatan mereka. 

Gameindustry (5/2) melaporkan, pendapatan laba operasional Konami meningkat ke angka USD358,9 juta atau sekira Rp5 triliun. Angka ini meningkat sekira 2,4 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.


BACA JUGA

China perketat aturan gim, judul gim harus sesuai budaya

Grand Theft Auto 6 ketahuan sudah dalam masa pengembangan

Film adaptasi The Witcher tayang di Netflix akhir tahun ini


Sedangkan untuk pendapatan per Desember 2018, berada di angka USD1,75 miliar atau sekira Rp24,4 triliun, meningkat sebesar 7,8 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara itu laba naik 4,5 persen menjadi USD247,6 juta atau Rp3,4 triliun.

Hal ini karena minat gamer terhadap gim mereka, termasuk gim mobile Konami. Gim terpopuler tentunya termasuk PES 2019 dan Yu-Gi-Oh Duel Links. Di pasar asalnya, permainan bisbol Profesional Baseball Spirit A dan Jikkyou menjadi yang paling banyak dibeli. Sedangkan di konsol, PES 2019 dan mode online myClub terus memiliki kinerja baik segera setelah dirilis.

Pengembang gim asal Jepang tersebut juga menunjukkan upaya mereka dalam eSports melalui PES League World Tour dan eBaseball Pawapuro Pro League. Kedepannya, Konami berharap dapat menyelesaikan tahun ini dengan pendapatan USD2,27 miliar atau sekira Rp31,7 triliun, naik 4,4 persen dari tahun sebelumnya dengan laba operasi USD454,9 juta atau Rp6,3 triliun.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: