Batasan forward pesan WhatsApp sudah diuji Menkominfo

Setelah pembaruan digulirkan, pengguna hanya bisa meneruskan pesan WhatsApp lima kali. Tentu aturan ini juga sudah diuji berbagai pihak, termasuk Menkominfo.

Batasan forward pesan WhatsApp sudah diuji Menkominfo

WhatsApp kembali mengurangi batas pesan terusan yang dikirim melalui platform-nya. Setelah pembaruan digulirkan, pengguna hanya bisa meneruskan pesan WhatsApp sebanyak lima kali saja. Pesan itu juga akan berlabelkan "forwarded" sebagai notifikasi. Hal ini dilakukan ini guna mengurangi tersebarnya hoaks.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, VP Public Policy and Communication WhatsApp, Victoria Grand mengatakan, batasan itu akan mulai berlaku 22 Januari waktu Amerika Serikat (AS). Namun jauh sebelum pengumuman ini, WhatsApp sudah mendiskusikannya dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Selain itu, WhatsApp juga melibatkan empat negara lainnya guna menentukan berapa jumlah ideal batasan pesan terusan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Facebook Cafe resmi hadir di Jakarta

Facebook bakal ubah nama Instagram dan WhatsApp

Ekspansi serial drama komedi berkonsep vertikal asal China


Di Indonesia sendiri, batasan pesan terusan di WhatsApp sudah diuji sejak September 2018. Dari situ, WhatsApp dan Kemenkominfo melakukan pengujian beta. "Sudah didiskusikan sejak September 2018. Dua bulan terakhir digunakan untuk pengujian beta. Sekarang sudah selesai tesnya," kata Rudiantara.

Sebelumnya pengguna bisa meneruskan pesan WhatsApp hingga 20 kali. Namun WhatsApp memangkas batasan itu hingga lima kali saja. Hal ini sudah diberlakukan di India, kemudian juga diterapkan di seluruh dunia.

Batasan itu dinilai ideal setelah WhatsApp melakukan riset di beberapa negara. Lantas akankah efektif batasan itu dalam mengurangi hoaks? Rudiantara mengatakan batasan itu sudah lebih baik dibanding sebelumnya. Terlebih, dia mengapresiasi batasan ini demi menangkal hoaks.

"Dibanding yang nggak ada batasnya, ini lebih baik. Lima itu relatif. Kalau itu positif saya berharap nggak ada limit,,,Kita nggak bisa address hoaks 100%, setidaknya kita bisa mencegah risikonya. Tapi kalau negatif kita berharap mengurangi serendah mungkin," ujarnya.

"Bagi saya, ini seperti deret ukur yang tadinya unlimited ke limited, sekarang lima ke lima, (batasan) itu sudah jauh lebih baik. Dibanding yang tadinya gak terbatas, its big different," ujaranya lagi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: