Google hapus 500 aplikasi terduga Spyware

Hati-hati dalam memilih aplikasi pada Google Play Store.

Perlu diketahui, aplikasi yang terdapat pada Google Play Store tidak semuanya aman untuk dipasang pada perangkat elektronik Anda. Pasalnya, Google dikabarkan baru saja menghapus 500 aplikasi yang diduga Spyware setelah menemukan iklan berbasis software pada sebuah aplikasi yang dapat menanamkan spyware.

Lookout selaku mobile security menemukan lgexin, sebuah Software Development Kit (SDK) yang aktif di 500 lebih aplikasi. Lgexin dikembangkan perusahaan yang berbasis di China. Targetnya adalah untuk menyisipkan malware ke perangkat Android yang menumpang pada iklan.

Meskipun berhasil mendeteksi ratusan aplikasi pada Play Store, Lookout tidak memberikan bocoran aplikasi apa saja yang terdeteksi lgexin. Namun, Google mengatakan bahwa aplikasi game dengan pengguna berusia 13 tahun memiliki angka tertinggi, disusul weather app, photo editing, education, health hingga fitness dan travel.

Cara kerja lgexin adalah dengan mengumpulkan data pengguna untuk dikategorikan ke dalam target iklan berdasarkan hal-hal yang disukai atau kebiasaan ketika browsing. Ketika lgexin sudah berhasil menyusup ke dalam perangkat, ia mulai memasang beberapa plugin tambahan dengan tujuan untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya.

Lookout menambahkan, lgexin ini seperti SDK yang umumnya terdapat pada aplikasi-aplikasi populer. Sehingga akan sangat sulit untuk memastikan sejauh mana aplikasi yang sudah tereksploitasi oleh spyware tersebut. Jika Anda memakai Lookout sebagai aplikasi pengaman pada perangkat, Anda tidak perlu merasa cemas lagi.

Google saat ini memang sedang agresif untuk membenahi kebijakan bagi developer yang ingin menggunakan marketplace miliknya. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: