Google I/O

Android Q bisa tampilkan subtitle untuk audio dan video

Android Q hadir dengan segudang fitur baru, salah satunya Live Caption. Sesuai namanya, fitur ini akan menampilkan subtitle dari video atau audio secara real time dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Android Q bisa tampilkan subtitle untuk audio dan video Source: Google

Google mungkin sengaja menunggu momen yang tepat untuk mendemonstrasikan secara langsung beberapa fitur yang ada pada Android Q. Bahkan Google juga sudah merilis daftar ponsel yang mendukung program Android Q beta 3 dalam Google I/O 2019. Nah, salah satu fitur yang nantinya bisa dinikmati di Android Q adalah Live Caption.

Sesuai namanya, fitur ini akan memunculkan teks dari video yang sedang ditonton pengguna. Menariknya, fitur ini dapat berjalan pada aplikasi apapun, misalnya YouTube atau Instagram. Fitur ini juga dapat digunakan pada aplikasi video chat, seperti Skype atau Google Duo. Hal yang sama berlaku untuk video atau audio yang direkam sendiri oleh pengguna.


BACA JUGA

Google kembali hapus 85 aplikasi mengganggu dari Play Store

Google ketahuan uji fitur baru untuk Duo

Google Assistant bisa kirim reminder ke orang lain


Nantinya akan muncul teks dengan latar belakang hitam yang posisinya dapat dipindah ke area mana pun di layar ponsel. Untuk mengaktifkannya, pengguna harus mengakses salah satu tombol volume di ponsel. Kemudian akan muncul sebuah ikon yang menandakan fitur ini sudah berjalan.

Dilansir dari TheVerge (8/5), kendati volume diturunkan hingga senyap, fitur ini tetap dapat memunculkan teks dari video atau rekaman suara. Pasalnya Live Caption mengandalkan teknologi machine learning di perangkat Android sehingga fitur ini pun dapat bekerja meski volume senyap atau tanpa koneksi internet.

Berkat hal itu, Live Caption tidak membutuhkan koneksi internet atau pun mengirimkan data aktivitas pengguna ke penyimpanan awan. Terlebih lagi, teks akan ditampilkan secara real time dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Perlu diketahui, di Android Q dalam pengaturan default, fitur ini akan dinonaktifkan. Pengguna harus terlebih dahulu mengaktifkannya melalui menu Accessibility. Barulah kemudian ikon Live Caption akan muncul.

Hadirnya Live Caption merupakan loncatan besar bagi Google agar teknologinya dapat digunakan semua kalangan. Bahkan Google secara khusus menargetkan fitur ini bagi penderita tuna rungu. Penjelasan itu tertuang dalam blog resmi Google.

“Untuk 466 juta penderita tuna rungu dan orang dengan masalah pendengaran, caption akan membuat konten lebih mudah dinikmati. Kami bekerja bersama komunitas tuna rungu untuk mengembangkan fitur yang akan meningkatkan penggunaan media digital.” tulis Google.

Hal senada juga disampaikan CEO Google, Sundar Pichai ketika menjadi pembicara di Google I/O 2019. Ia percaya bahwa teknologi akan membantu manusia makin inklusif, dan dukungan AI akan menyediakan peralatan yang meningkatkan pengalaman pengguna disabilitas.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: