AI dari Adobe bisa deteksi foto yang disunting

Adobe telah menggunakan AI untuk menentukan gambar yang telah diedit, tetapi pekerjaan ini secara khusus ditargetkan untuk mendeteksi manipulasi wajah.

AI dari Adobe bisa deteksi foto yang disunting

Tim peneliti Adobe dan UC Berkeley dikabarkan melatih sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendeteksi manipulasi wajah dalam gambar yang disunting menggunakan Adobe Photoshop. Para peneliti tersebut berharap metode ini akan membantu mengembalikan kepercayaan kepada media digital mengenali wajah palsu.

Dilansir dari Engadget (14/06), hal ini juga bisa mempermudah forensik gambar, sehingga memungkinkan lebih banyak orang mengungkap manipulasi gambar.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Aplikasi berbasis AI bisa deteksi kanker kulit

Pelanggan bisa pesan kopi Starbucks lewat perintah suara

RiskCardio bisa menebak lama hidup penderita sakit jantung


Tim tersebut melatih kerumitan jaringan saraf (convolutional neural network/CNN) untuk melihat perubahan gambar yang dibuat dengan fitur Face Away Liquify Photoshop, yang dirancang untuk mengubah mata, mulut dan ciri-ciri wajah lainnya. Ketika diuji, neural network mendeteksi gambar yang diubah 99 persen. Sebagai perbandingan, orang yang melihat foto yang sama hanya dapat mendeteksi perubahan 53 persen. Teknologi ini juga dapat mengembalikan gambar ke keadaan aslinya.

Ini bukanlah pertama kalinya, Adobe telah menggunakan AI untuk menentukan gambar yang telah diedit, tetapi pekerjaan ini secara khusus ditargetkan untuk mendeteksi manipulasi wajah. Perusahaan itu mengatakan pengembangan ini lebih intens dari sebelumnya.

“Kita hidup di dunia di mana semakin sulit untuk mempercayai informasi digital yang kita nikmati,” kata peneliti Adobe Richard Zhang. Dalam hal melihat gambar yang dimanipulasi dan wajah yang berubah, Adobe mengatakan ini baru permulaan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: