sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
Selasa, 03 Mar 2020 11:08 WIB

3 acara Google cs batal karena virus corona

Setelah serangkaian acara internasional batal digelar, kali ini 3 acara kembali dibatalkan karena kekhawatiran penyebaran coronavirus.

3 acara Google cs batal karena virus corona
Source: CDC

Penyebaran coronavirus di dunia tak pelak membuat sejumlah acara teknologi batal dilaksanakan. Setelah sebelumnya MWC 2020, Facebook F8 dan Game Developer Conference batal dilaksanakan, kali ini Google, Microsoft, Adobe dikabarkan membatalkan acara mereka, setidaknya secara on site

Dilansir dari The Information (3/3), sebelumnya Google berencana menggelar Google Cloud Next, sebuah acara pertemuan pengembang solusi cloud pada 6-8 April di San Francisco. Acara ini diprediksi akan dihadiri lebih dari 30 ribu pengunjung. Namun untuk menghindari penyebaran coronavirus, Google memutuskan untuk hanya menggelar live streaming untuk keynote di Cloud Next. 

“Kesehatan dan kesejahteraan pelanggan, mitra, karyawan dan komunitas Google Cloud secara keseluruhan adalah prioritas utama kami. Karena kekhawatiran yang berkembang di sekitar coronavirus (COVID-19), dan sejalan dengan praktik terbaik yang ditetapkan oleh CDC, WHO dan entitas terkait lainnya, Google Cloud telah memutuskan untuk menata ulang Google Cloud Next ‘20” ungkap Google dalam sebuah pernyataan tertulis. 

Sayangnya hingga saat ini, Google belum memberikan keputusan mengenai Google I/O tahun ini. Biasanya di acara ini, raksasa teknologi tersebut mengumumkan produk dan inovasi terbarunya. 

Microsoft juga melakukan hal sama. Perusahaan ini sebenarnya akan menggelar acara MVP Summit di Seattle pada 15-20 Maret. Acara yang sebelumnya akan dilakukan secara langsung ini kemudian beralih format menjadi digital.

TheVerge (3/3) juga melaporkan bahwa Adobe melakukan langkah serupa terkait kekhawatiran akan penyebaran coronavirus. Perusahaan ini mengungkapkan pihaknya mengalihkan Adobe Summit ke platform digital dan membatalkan acara on site yang seharusnya berlangsung di Las Vegas itu. 

“Selama beberapa minggu belakangan ini, kami mengamati dan mengevaluasi situasi di sekitar COVID-19 dengan seksama untuk memastikan kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan peserta Adobe Summit. Hasilnya, kami telah membuat keputusan yang sulit namun penting untuk menjadikan Adobe Summit 2020 sebagai acara online tahun ini dan membatalkan acara langsung di Las Vegas,” kata Adobe dalam sebuah pernyataan. 

 

Karyawan bekerja dari rumah

Kekhawatiran yang semakin berkembang di sekitar COVID-19 pada akhirnya membuat beberapa perusahaan untuk membiarkan karyawannya bekerja dari rumah. Terhitung ada Twitter, Square dan bahkan Google melakukan keputusan tersebut. 

The Information melaporkan bahwa Jack Dorsey, CEO Twitter sekaligus Square merekomendasikan karyawannya untuk bekerja dari rumah karena semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai penyebaran coronavirus. 

 

Tidak hanya itu, Twitter mulai melarang semua perjalanan bisnis yang dinilai tidak terlalu penting. Perusahaan ini juga menyatakan mundur dari Southwest Conference di Texas. Dalam acara tersebut, sebenarnya Jack Dorsey dijadwalkan untuk menjadi pembicara. Para pegawai Twitter di Jepang, Hong Kong dan Korea Selatan dilaporkan juga dilarang untuk masuk ke kantor. 

Kebijakan bekerja dari rumah saat ini sudah diberlakukan Twitter untuk seluruh karyawannya di seluruh dunia. Bahkan wawancara kerja akan dilakukan dengan menggunakan konferensi video sebagai ganti wawancara langsung. Square dilaporkan juga melakukan hal serupa. 

Google pun mengambil langkah serupa. Di Irlandia, raksasa teknologi ini dilaporkan mengimbau karyawannya untuk bekerja dari rumah. Hal ini dilakukan setelah seorang karyawan Google di Dublin diidentifikasi mengidap penyakit “seperti flu”. Setidaknya ada 8000 karyawan Google yang ada di Irlandia. 

Share
×
tekid
back to top