2019, butuh enggak sih sensor sidik jari di balik layar?
Sensor sidik jari di balik layar mulai banyak diadopsi oleh smartphone. Teknologi ini menjadi tren yang mewarnai industri smartphone 2019 ini.
Produsen smartphone Android nampaknya masih setia dengan sensor sidik jari, ketimbang beralih menggunakan Face ID. Meski sebenarnya sensor pengenal wajah ini juga terpasang di beragam smartphone Android. Tetap saja sensor sidik jari jadi fitur pengaman favorit bagi para produsen.
Sebenarnya teknologi sensor sidik jari di balik layar ini memanfaatkan kamera di bawah layar. Kamera ini akan menyamakan pola sidik jari pengguna yang sebelumnya sudah terekam.
Sensor sidik jari di layar ini sebenarnya memiliki kelebihan dibandingkan sensor sidik jari biasanya. Pertama, sensor sidik jari fisik bisa terletak di mana saja. Posisinya di belakang maupun di samping bodi. Posisi sensor sidik jari ini tidak selalu tepat guna. Jadi akan lebih praktis kalau diletakkan di dalam layar yang memang selalu diakses pengguna setiap saat.
Selain itu sensor sidik jari di dalam layar ini mampu membaca sidik jari yang kering maupun berkeringat (sedikit basah). Hal ini terbukti pada In Display Sensor pada Oppo R17 Pro.
- Oppo Find X10 Segera Meluncur di Indonesia, Lolos TKDN 46,44 Persen dan Buka Pendaftaran Minat
- ColorOS 16 Tambah Deteksi Aplikasi Mencurigakan hingga Fitur AI di HP OPPO
- OPPO Rilis Enco Buds3s di Indonesia, Latensi 47 Ms dan Baterai 54 Jam
- OPPO Reno16 F 5G Eco Pack Tersedia di E-Commerce, Ini Harga dan Promonya
Selain itu, komponen di dalam layarnya sangat tipis. Hal ini tentunya tidak membuat desain Oppo R17 Pro menjadi terlalu tebal. Justru dengan berkurangnya ruang untuk menempatkan sensor sidik jari fisik di Oppo R17 Pro, layar Oppo R17 Pro makin lega. Ini berguna sekali bagi pecinta hiburan dan gamer mobile yang sangat perlu ponsel pintar berlayar lega, saat menikmati konten kesukaan.
Saat layar sudah terbuka, pengguna tidak akan terganggu oleh kehadiran In Display Fingerprint Sensor pada Oppo R17 Pro.









