2018, Xiaomi bersiap IPO dengan nilai USD50 miliar
Valuasi Xiaomi senilai USD46 miliar. Bila capai IPO, ekspektasinya bisa menjadi USD50 miliar.
Setelah tujuh tahun melakukan debut, Xiaomi bersiap untuk melakukan IPO (Initial Public Offering). Laporan Forbes (1/1) menduga valuasi Xiaomi setidaknya akan mencapai angka USD50 miliar atau sekitar Rp677,2 triliun. Ini merupakan rekor saham tersendiri. Tiga tahun lalu, Alibaba memiliki rekor valuasi sebesar USD25 miliar (sekitar Rp338,6 triliun) saat melantai di bursa saham.
Xiaomi telah menjadi perusahaan bernilai USD46 miliar atau sekitar Rp623 triliun sejak 2014 lalu. Pada saat itu, Xiaomi menjadi perusahaan teknologi paling bernilai.
Sokongan strategi flash sale dan kampanye media sosial yang gencar membuat produsen ponsel pintar itu menjadi unicorn ketiga terbesar di dunia setelah Didi dan Uber. Pendiri Xiaomi, Lei Jun mengatakan dalan World Internet Conference bahwa ia ingin "mencangkok" ide bisnis mereka di Cina ke negara lainnya.
- Xiaomi Indonesia Luncurkan 3 Perangkat AIoT 2026, Perkuat Rumah Pintar untuk Kerja, Hiburan, dan Keamanan
- Dukung Fotografi Profesional, Ini Fitur Xiaomi 15T Series yang Harus Dicoba
- Redmi Note 15 Series Siap Meluncur di Indonesia 22 Januari, Andalkan Ketahanan Titan Tough
- Xiaomi Robot Vacuum 5 Meluncur di Indonesia, Hadirkan Standar Baru Pembersihan Rumah yang Serba Otomatis
Kendati begitu, masih banyak yang meragukan Xiaomi mampu menembus rekor IPO USD50 miliar. Simon Lee, profesor CUHK Businness School mengatakan USD50 miliar terlalu tinggi bila kita menghitung kinerja penjualan dan keuntungan Xiaomi.








