2018, Uber janjikan penambahan kota operasional di Indonesia
Uber masih melihat Indonesia sebagai pasar yang penting bagi bisnis mereka.
Uber akan mengkspansi layanannya ke lebih banyak kota di Indonesia. Chan Park, General Marketing South East Asia Uber mengatakan, Uber sedang mencari kota mana yang memang membutuhkan layanan mereka\. Perlu diketahui, Uber saat ini telah melayani 34 kota di Indonesia di 7 pulau.
Uber sendiri mengakui bahwa Indonesia memiliki posisi penting bagi bisnis mereka. Saat ini, prioritas mereka adalah memberikan keamanan dan kenyamanan baik bagi pengendara maupun penumpang Uber.
"Keamanan adalah prioritas kami. Kami memiliki banyak fitur untuk memastikan keamanan, ada fitur Real Time ID. Fitur ini memastikan bahwa pengendara yang datang kepada Anda memang asli. Kami terus menelurkan fitur-fitur serupa. Terkadang masalahnya juga ada pada penumpang. kalau penumpangnya bertingkah, kita juga akan memihak kepada pengendara kita," ujarnya.
- Ekspansi Tembus 400 Kota, Maxim Perkuat Akses Transportasi dan Ciptakan Peluang Kerja di Daerah
- Cerita Haru Para Penerima BHR Maxim dari Jakarta hingga Ambon
- Maxim Salurkan BHR ke 50.000 Mitra dan Bantuan Sosial di 100 Kota Selama Ramadan 2026
- Maxim Salurkan Bonus Hari Raya untuk 50 Ribu Mitra Pengemudi di 100 Kota
Tahun depan, Uber hendak menggandakan pertumbuhan bisnisnya. Mereka optimistis mencapai tersebut karena melihat kebutuhan pengguna untuk berpindah dari poin A ke poin B juga makin besar juga.
Hal ini diperkuat riset dari Google dan Temasek, perusahaan investasi pemerintah Singapura. Sektor ride-sharing seperti Uber, Grab, dan GoJek menjadi salah satu sektor ekonomi digital yang diprediksi melonjak tajam 2025 mendatang.
Jumlah pesanan aplikasi ride-sharing di kawasan Asia Tenggara melonjak dari 1,3 juta pada 2015 menjadi 6 juta pesanan pada 2017. Pertumbuhan jumlah pengendara pun naik signifikan. Dari yang semula 600 ribu rekan pengendara pada 2015, menjadi 2,5 juta pengendara di 2017.
Chan menyatakan, Uber menambahkan layanan mereka untuk melayani kebutuhan penumpang banyak. Di Indonesia, mereka meluncurkan Uber XL yang melayani penumpang dengan kebutuhan tujuh kursi.
Uber Deliver juga mulai diperkenalkan di Surabaya, Oktober 2017, sebagai jawaban atas Go-send dan Grab Delivery yang sudah lebih dahulu hadir. Sementara itu, soal metode pembayaran yang mulai beralih ke tren pembayaran digital, Uber masih menyimpan rapat-rapat informasi mengenai hal ini.









