Xiaomi klaim ada 1,7 juta masyarakat Indonesia gunakan GetApps setiap bulan

Selain mengadakan konferensi pengembang, Xiaomi juga mengumumkan pembaruan toko aplikasi mereka yang awalnya bertajuk Mi Store menjadi GetApps.

Xiaomi klaim ada 1,7 juta masyarakat Indonesia gunakan GetApps setiap bulan Konferensi Developer Xiaomi

Xiaomi untuk kedua kalinya menggelar Konferensi Pengembang Xiaomi alias MIDC di Indonesia. Kali ini, mereka tak hanya mengundang developer asal Indonesia saja, namun beberapa developer aplikasi di beberapa negara di Asia Tenggara turut hadir meramaikan acara ini.

Dalam acara tersebut, Yajun Yan yang menjabat sebagai Xiaomi Global Internet Business menegaskan, saat ini Xiaomi bukan hanya perusahaan smartphone semata.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Redmi 8A akan meluncur pada 25 September

Begini bocoran desain Xiaomi Mi 9 Pro 5G

Lei Jun pamer kecepatan charging Xiaomi Mi 9 Pro 5G


“Kita ini bukan lagi perusahaan smartphone semata. Saat ini kami sudah menjadi internet mobile company. Kami punya perangkat IoT, mulai dari smart TV hingga perangkat lainnya,” kata Yajun.

Dia juga membanggakan bahwa saat ini Xiaomi menjadi perusahaan yang mampu mencapai pendapatan sebesar USD15 miliar tercepat di dunia. “Kami melakukan hal ini hanya dalam jangka waktu tujuh tahun saja,"

“Selain itu, saat ini sudah terdapat 279 juta pengguna aktif MIUI bulanan di seluruh dunia yang tersebar di 220 regional. Selain itu, kita juga sudah memiliki dukungan hingga 77 juta bahasa di seluruh dunia,” ungkapnya.

Menurut data yang ia paparkan, sekarang sudah ada 24 juta lebih pengguna MIUI di Indonesia. Menyambung presentasi Yajuan, Xiaomi App Store (GetApps) Empowering Global Developers, Ivone Li mengatakan, saat ini sudah ada 220 miliar aplikasi yang sudah didistribusikan melalui toko aplikasi Xiaomi yang saat ini bernama GetApps.

“Ini sebuah pencapaian yang tinggi mengingat toko aplikasi tersebut baru meluncur pada 2017 lalu,” katanya.

Sedangkan ketika berbicara mengenai jumlah pengguna aktif di Indonesia yang menggunakan GetApps saat ini sudah mencapai 1,7 juta per bulannya. “Jumlah ini meningkat sekitar 170 persen dibandingkan dengan tahun lalu,” papar Ivone.

Dia juga mengatakan, para pengguna tidak akan lagi menemukan Mi Apps di perangkat Xiaomi mereka. “Semenjak pembaruan MIUI terbaru, pengguna akan melihat aplikasi bernama GetApps yang memiliki tampilan lebih segar dan mudah untuk digunakan. Dan pembaruan ini akan dilakukan secara bertahap.”

Pihak Xiaomi pun memiliki cara untuk menggaet perhatian masyarakat Indonesia untuk menggunakan toko aplikasi mereka. Caranya adalah dengan meluncurkan program loyalty dimana pengguna dapat mendapatkan ‘hadiah’ dari Xiaomi saat memasang aplikasi menggunakan GetApps.

Tak ketinggalan, perusahaan asal Tiongkok ini juga memiliki cara tersendiri untuk menggaet pengembang aplikasi untuk memasukkan aplikasi mereka di GetApps. Salah satunya adalah dengan meluncurkan program bernama Seagull Project.

“Kami mempersiapkan total Rp200 miliar untuk mendukung para pengembang lokal dan startup dengan memberikan penghargaan, menampilkan aplikasi di halaman muka GetApps, serta memberikan ulasan dan rekomendasi kepada para pengguna. Tak ketinggalan kami juga akan mengadakan acara yang akan membantu membangun ekosistem internet baru yang bermanfaat,” tegas Ivone.

Sementara itu, mereka juga memberikan kemudahan untuk para pengembang aplikasi untuk menyertakan aplikasi mereka di GetApps. “Kalian hanya tinggal mengontak kami di overseas-dev@xiaomi.com jika mendapatkan kendala dalam memasukkan aplikasi ke GetApps.”

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: