sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id samsung
Jumat, 20 Mei 2022 10:30 WIB

Review vivo T1 5G, seri midrange vivo terbaru yang tahan lama

Berikut ulasan Tek.id setelah melakukan pengujian selama beberapa minggu menggunakan vivo T1 5G yang ditenagai MediaTek Dimensity 810 5G. 

Review vivo T1 5G, seri midrange vivo terbaru yang tahan lama

vivo T1 Series 5G merupakan seri terbaru yang diluncurkan vivo Indonesia pada April lalu. Smartphone ini hadir untuk memenuhi kebutuhan orang-orang terhadap kecepatan dan kelancaran dalam hal multitasking di segmen harga mid-range.

Terdiri dari vivo T1 5G dan T1 Pro 5G, kedua ponsel dibedakan oleh prosesor yang menopangnya. Model Pro ditenagai Snapdragon 778 5G, sedangkan versi standarnya dengan MediaTek Dimensity 810 5G. Sementara dari segi desain secara garis besar hampir serupa, hanya saja desain kamera belakangnya berbeda. Lebih lanjut tentang smartphone ini, berikut ulasan Tek.id setelah melakukan pengujian selama beberapa minggu dengan vivo T1 5G. 

Desain

vivo T1 Series 5G memiliki desain minimalis yang dipadukan dengan teknologi Crystalline Matte. Ini memberikan tekstur halus pada permukaan belakang smartphone, bebas dari bekas sidik jari, dan goresan. ‘Mulus, tapi tidak licin’ adalah kesan Saya terhadap bodi belakang ponsel ini. Sesuai klaim perusahaan, teksturnya ini membuat vivo T1 5G, yang Saya ulas, tidak gampang kotor dan meninggalkan bekas sidik jari. Kalaupun ada bekas yang menempel seperti minyak, itu mudah dibersihkan.

Pada varian warna Rainbow Fantasy, teknologi Crystalline Matte dipadukan Dynamic Color yang dibuat melalui teknik liquid crystal coating. Hasilnya, permukaan belakang dapat memantulkan kilau yang menyerupai warna pelangi. Ada warna ungu, oranye, biru tua, serta merah, seperti gambar di bawah ini.

Bodi belakang Crytalline Matte vivo T1 5G

Desain kamera belakang menjadi pembeda antara T1 5G dan T1 Pro 5G. Kedua ponsel mengusung dua lingkaran inti dalam housing berbentuk persegi panjang. Bedanya, model Pro menempatkan dua lensa dalam salah satu lingkarannya, sedangkan model standar yang Saya ulas hanya menempatkan satu lensa di setiap lingkaran. Lensa lainnya diletakkan di luar lingkaran, di bawah lampu flash. Dengan demikian, housing kamera belakang T1 5G tampak lebih penuh daripada T1 Pro 5G. 

Smartphone mengusung flat frame di seluruh sisinya, memberikan kenyamanan saat digenggam. Meskipun bidang permukaannya sedikit lebar, tapi dimensinya cukup nge-pas di tangan, dengan 164 x 75,84 x 8,25 mm dan bobot 187 gram. Layarnya membentang 6,58 inci dengan rasio layar ke bodi 90,6%. 

Beralih ke tombol-tombol serta pendukung lainnya yang ada antara lain tombol daya dan volume di sisi kanan; slot SIM Card dan microphone di atas; speaker, jack headphone 3,5 mm, dan port USB tipe-C di bawah. Tombol dayanya berbentuk flat, sekaligus menampung sensor sidik jari untuk keamanan perangkat. 

Kamera

Terdapat tiga kamera belakang pada vivo T1 5G, yaitu 50MP kamera utama, 2MP kamera super bokeh, dan 2MP kamera super makro. Secara keseluruhan, kamera pada smartphone ini dapat menopang dengan baik kebutuhan kawula muda atas konten media sosial. Detail serta warna yang ditangkap kamera utama tajam dan jelas, serta HDR yang bekerja dengan baik pula.Foto HDR vivo T1 5GFoto tanpa HDR vivo T1 5GFoto bokeh vivo T1 5G

Saya juga mencoba kamera super bokehnya yang dapat menyulap foto potret menjadi apik, seperti gambar di atas. Bokehnya terbilang cukup rapi, dapat membedakan subjek dalam gambar dengan latar belakang. Pengaturan bokeh juga menawarkan opsi bokeh antara lain Default, Lingkaran, Hati, Segitiga, Bintang, dan Segilima.

Fitur lainnya yang ada di kamera antara lain timelapse, slo-mo, Pro, dan Live. Yang terakhir cukup menarik karena cara kerjanya sama seperti fitur Live yang juga ada di kamera iPhone. Fitur ini dapat menjepret gambar sekaligus merekam momen sekian detik sebelum dan sesudah tombol rana dipencet. 

Untuk foto malamnya, vivo T1 5G bisa jadi andalan. Kamera utamanya dapat membuat foto di kondisi gelap atau minim cahaya menjadi terang. Foto potret di malam hari juga tidak masalah karena secara otomatis akan menerangkan bagian muka yang ada di dalam gambar. Meski demikian, flare dari lampu belum diatasi dengan baik, apalagi ketika mode malam diaktifkan.

    Share
    ×
    tekid
    back to top