Review headphone

Review ROG Cetra, berbekal fitur eksklusif untuk profesional gamer

Salah satu hal yang kami suka adalah desainnya yang ergonomik dan memperhatikan anatomi telinga. Hal ini membuat pengalaman penggunaan Cetra menjadi menyenangkan dan nyaman!

Review ROG Cetra, berbekal fitur eksklusif untuk profesional gamer

Jika membicarakan ROG, mungkin yang terpikirkan para penggemar teknologi adalah komponen PC, notebook, atau bisa juga periferal gaming seperti mouse, keyboard, dan headset. Semuanya masih berkaitan dengan PC desktop dan berukuran besar.

Menariknya, ada satu produk baru yang akan menambah lini gaming ROG, yakni Cetra. Produk baru ini berupa headphone gaming dengan form-factor in-ear dan menggunakan konektor USB type-C.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Asus resmi boyong ROG Phone 2, harga mulai dari Rp8,499 juta

Asus ZenFone 5Z kebagian pembaruan Android 10

Kualitas audio ROG Phone II duduki posisi 4 DXOMark


Penasaran dengan headphone gaming Cetra ini? Simak ulasannya di bawah ini.

Desain ergonomik dengan ukuran yang klop

ROG Cetra menawarkan desain yang menarik. Desainnya cukup agresif dengan logo khas ROG yang dapat menyala pada sisi luar housing-nya.

Ukuran housing-nya tidak terlalu besar, tapi juga tidak terlalu kecil. Desainnya dirancang ergonomik, dengan memperhatikan penempatan posisi ear tip yang didesain mengarah ke depan, sesuai dengan posisi lubang pada telinga.

Rancang bangunnya diklaim akan memberikan pengalaman yang nyaman saat dikenakan. Hal ini didukung dengan disertakannya beberapa ukuran ear tip serta ear fin, yang bisa disesuaikan dengan ukuran telinga pengguna.

Untuk pengaturan volume, ROG Cetra dibekali dengan inline kontroler untuk pengaturan volume serta berpindah dari mode ANC dan mode Ambient, fitur ekslusif yang ditawarkan Asus. Sementara mikrofonnya disematkan terpisah, letaknya pada kabel sebelah kanan dengan tinggi yang sudah disesuaikan berdekatan dengan mulut pengguna.

ROG Cetra menggunakan konektor USB type-C untuk mendukung penggunaan di beberapa perangkat, seperti smartphone sampai laptop.

Fitur ekslusif untuk pengalaman berbeda

Meski memberikan periferal pendukung untuk menambah keseruan saat bermain gim, Asus tetap memperhatikan beberapa aspek penting. Untuk itu perusahaan yang berbasis di Taiwan ini menyematkan beberapa fitur menarik.

Dimulai dengan ANC (active noise cancellation), yang merupakan fitur untuk membantu penggunanya agar tetap fokus pada permainan atau konten yang sedang didengarkan.

Fitur ini bekerja dengan cara mengkompresi suara atau gelombang suara yang masuk dengan cara menciptakan gelombang dengan amplitudo sama dengan gelombang dari luar, namun dengan pola yang berlawanan.

Hal ini akan memberikan efek saling menghilangkan. Karena hal inilah, pengguna akan cukup terisolasi suara-suara dari luar jika fitur ANC aktif.

Menariknya, Asus juga memberikan mode Ambient selain mode ANC. Jika mode Ambient diaktifkan, maka headphone Cetra akan memasukan suara dari luar. Ketika suara dari luar dimasukan, suara yang dikeluarkan driver-nya akan dikecilkan, sehingga pengguna Cetra tetap dapat merasa awas dengan lingkungan sekitarnya.

Untuk indikasi  fitur ANC dan Ambient, Asus memberikan sebuah lampu indikator pada inline kontrolernya. Saat mode ANC aktif, maka lampu indikatornya akan menyala. Sedangkan ketika mode Ambient diaktifkan, maka lampu indikatornya akan berkedip. Untuk berpindah antar fitur, cukup tekan sebuah tombol yang terletak di sisi kiri kontroler.

Gim, musik, film dan kompabilitasnya

Berhubung periferal baru milik Asus ini masuk dalam kategori gaming, pengujiannya tentu kami pakai untuk bermain gim. Namun, kami juga akan memberikan pendapat kami bagaimana kualitas suaranya ketika dipakai untuk mendengarkan musik juga menonton film.

Judul gim yang kami pilih adalah PUBG Mobile, karena menurut kami gim ini bisa mewakili beberapa faktor yang diperlukan dalam pengujian, seperti kemampuan surround sound serta detail suara dalam permainan.

Pada sesi permainan PUBG Mobile, ROG Cetra memberikan dukungan yang sangat baik dari keandalannya menunjukan arah datangnya suara. Dalam kasus ini, surround sound-nya sangat apik.

Kami sangat terbantu karena Cetra dapat menampilkan suara musuh yang mendekat. Selain itu, kami juga dapat mengetahui arah tembakan yang menghujani karakter kami tanpa harus melihat ke map terlebih dahulu.

Dukungan fitur ANC juga memberikan sensasi tersendiri. Kami dapat fokus pada permainan kami tanpa terlalu terganggu hiruk pikuk obrolan rekan-rekan kami.

Nah sementara fitur Ambient sangat membantu ketika ada yang memanggil. Kami tak perlu melepas headphone, cukup tekan sekali maka suara dari luar akan masuk disalurkan ke dalam, sehingga kami tetap bisa mendengarkan apa yang sedang terjadi di sekitar kami.

Fitur ini juga akan membantu kamu yang suka bermain gim atau mendengarkan musik ketika sedang bepergian menggunakan transportasi umum. Dengan fitur ini, kamu tidak akan melewatkan informasi penting seperti panggilan boarding ketika ingin terbang ke kampung halaman.

Kinerja mikrofonnya juga tergolong oke. Meski dimainkan di tengah hiruk pikuk suara, kami tetap bisa berkomunikasi dengan lancar. Rekan bermain kami tidak terganggu dengan suara-suara yang ada disekitar.

Masih pada platfrom mobile, gim selanjutnya yang kami mainkan adalah Nitro Nation. Gim berbasis adu kecepatan pada lintasan lurus ini memiliki suara raungan mesin yang khas dengan background musik yang kaya akan genre techno.

Di sini pun kami merasakan kualitas suara yang dikeluarkan oleh Cetra sangat baik. Dentuman musik techno yang mengiringi gameplay dari gim drag ini menambah kemeriahan suasana balap disela-sela raungan mesin, desisan turbo, dan suara mobil yang semakin mendekat dari sisi kiri. Cetra bisa membuat gim dengan gameplay sederhana seperti ini menjadi cukup mengasyikan.

Begitupun ketika kami bermain Dota 2 pada laptop. Detail suara yang kaya dan dukungan surround sound yang oke, kami bisa bermain dengan nyaman dan seru.

Sejatinya Cetra tidak hanya diperuntukan untuk gaming mobile saja. Oleh karena itu, Asus memberikan dukungan software Armoury II yang bisa kamu pakai di laptop. Melalui software ini, kamu bisa mengoptimalkan keluaran suara sesuai dengan peruntukannya, seperti musik, beberapa genre gim, film, dan mengobrol.

Karena karakter bass yang sangat bertenaga, ROG Cetra juga bisa diandalkan untuk menemani menonton film-film favoritmu dan mendengarkan musik menggunakan smartphone. Namun, tidak semua genre musik akan nyaman didengarkan menggunakan headphone ini.

Gaming on-the-go ala ROG

ROG Cetra memang bukan headphone gaming pertama yang hadir dalam form-factor in-ear. Namun, kehadirannya bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin mencari periferal gaming portabel dan bisa digunakan dimana saja.

Dari segi kualitas suara, Cetra memang diperuntukan untuk kebutuhan gaming. Headphone ini memilliki beberapa poin yang tentunya dibutuhkan gamer dari sebuah headphone gaming. Mulai dari kualitas suaranya, kemampuan mengisolasi suara, kualitas mikrofon yang baik dan kemampuan surround sound.

Salah satu hal yang kami suka adalah desainnya yang ergonomik dan memperhatikan anatomi telinga. Hal ini membuat pengalaman penggunaan Cetra menjadi menyenangkan dan nyaman. Dipakai dalam rentang waktu yang lama pun, telinga kami tidak merasa sakit.

Terlebih lagi hadirnya fitur ANC dan Ambient menawarkan keseruan dan kemudahan untuk memakainya dimana saja. Kami jadi tidak perlu melepas headphone ketika sedang menunggu informasi dari pengeras suara. Tetapi kami juga bisa bermain dimana saja tanpa gangguan suara-suara dari luar.

 
Asus ROG Cetra
Bagus ...
  • Kualitas suara baik
  • Fitur ANC dan Ambient
  • Desain ergonomik
Kurang ...
  • Karakter bass terlalu kuat
  •  
  •  
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: