sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id samsung
  • partner tek.id realme
Selasa, 19 Apr 2022 13:13 WIB

OPPO A96, bawa banyak fitur premium

Selain dibekali dapur pacu yang lebih baik, perangkat ini juga dibekali beberapa fitur eksklusif seri Reno yang pastinya menawarkan pengalaman penggunaan perangkat premium di rentang harga Rp4 jutaan.

OPPO A96, bawa banyak fitur premium

OPPO A96 menjadi perangkat terakhir yang OPPO kenalkan dalam kuartal pertama tahun ini. Menariknya, perangkat ini dikatakan sebagai seri A pertama yang banyak mengusung fitur-fitur premium dari seri di atasnya. Sebut saja Reno Series.

Tak hanya membawa segudang fitur, beberapa desainnya mencontek seri Reno, dan juga menggunakan teknologi OPPO Glow untuk back covernya. Lantas apa saja fitur lainnya yang membuat perangkat ini terasa begitu spesial?

Begini ulasannya.

Besar tapi ramping 

OPPO A96 hadir dengan dimensi yang lebih besar jika dibanding seri A sebelumnya. Perangkat ini hadir dengan tinggi 164,4 mm, lebar 75,7 mm, dan tebal 8,4 mm. Bobotnya terhitung di kisaran 191 gram.

Meski lebih berat dan tebal, OPPO A96 menerapkan desain 3D Slim Body. Ini membuat tampilannya jadi ramping, dan nyaman dioperasikan di tangan karena pinggirannya melengkung mengikuti kontur telapak tangan.

Penerus dari OPPO A95 ini mengusung layar lebih besar, yakni 6,59 inci dengan resolusi FHD 1080 x 2412. OPPO menggunakan bezel tipis di kanan dan kiri layar sehingga memungkinkan rasio layar ke bodi mencapai angka 90,8%. Adapun kemampuan refresh rate-nya meningkat menjadi 90 Hz, dan touch sampling rate 180 Hz.

Meski masih menggunakan panel LTPS-LCD, namun tampilan layarnya terbilang cerah dan tajam. Hal ini berkat standar warna NTSC 96% dan mode warna yang OPPO terapkan (Vivid mode). 

Selain itu, layarnya juga didukung dengan fitur cerdas bernama All-day AI Eye Comfort, utamanya untuk kemudahan melihat konten kapan saja, siang maupun malam. 

Adapun sensor sidik jari tak lagi ditanam di bawah layar. OPPO A96 menyematkannya ke dalam tombol daya. Untuk membuka lock screen, cukup hanya menyentuh tombol daya menggunakan jari yang sudah didaftarkan.

Bagian selanjutnya yang cukup menarik dari A96 ini adalah back cover. Bukan karena hanya seri ini mengusung teknologi OPPO Glow pada back covernya, namun tidak disangka bahwa varian ini memiliki ketahanan yang cukup baik, di balik desainnya yang eyecatching.

OPPO Indonesia sempat menunjukkan bagaimana ketangguhan OPPO A96 dengan melakukan serangkaian test. Rangkaian test tersebut menunjukkan bahwa tak hanya menjual visual, namun OPPO memberikan perangkat yang tangguh untuk penggunanya, dengan memastikan bahwa perangkat tersebut lolos uji OPPO Enduring Quality. Meliputi uji IPX4, gesekan, daya tahan tombol, hingga kekuatan port saat dicolok cabut menggunakan konektornya.

Unit yang kami terima ini berwarna Pearl Pink, yang memiliki tekstur unik dengan efek gradasi mengkilap. Permukaanya tidak licin, malah cenderung agak kesat.

Sementara desain housing kamera juga tampak baru, terlihat menggunakan Bahasa desain yang sama dengan varian Reno7. Dimana housing berbentuk persegi panjang dan ada dua kamera yang memiliki frame besar dan dukungan LED.

Lebih kencang dan efisien

Jika dibanding seri pendahulu, bisa dikatakan banyak peningkatan yang OPPO berikan dalam wujud A96 ini. Termasuk spesifikasinya.

OPPO A96 ditenagai prosesor Snapdragon 680, RAM 8 GB, ROM 256 GB dengan dukungan ekspansi hingga 1 TB. Dari situ saja sudah ada 3 perbedaan, jenis prosesor, besaran ROM dan dukungan ekspansinya. 

Dengan ukuran yang lebih kecil, dimana prosesor Snapdragon 680 pada OPPO A96 dibangun menggunakan proses manufaktur 6nm dam berjalan pada 2.40 GHz, pastinya OPPO A96 menjanjikan peningkatan dalam hal kinerja dan efisiensi daya. 

Dari proses pengujian menggunakan aplikasi benchmark PCMark untuk mendapatkan gambaran simulasi penggunaan harian, OPPO A96 mampu menorehkan skor lebih baik dari prosesor yang digunakan pada seri sebelumnya. 

Kinerja prosesor juga tampak meningkat ketika diuji menggunakan aplikasi GeekBench, dimana skor single-core dan multi-core masing-masing 383 dan 1658, meningkat dari skor prosesor seri sebelumnya yang mendapatkan skor 311 single-core dan 1267 multi-core.

Kemampuan GPU-nya juga mengalami peningkatan. Pengujian yang dilakukan menggunakan aplikasi benchmark 3DMark Sling Shot, perangkat baru ini mendapatkan skor 2054 dan 2084 untuk mode pengujian Sling Shot dan Sling Shot Unlimited.

Dengan torehan skor di atas, OPPO A96 tergolong memiliki performa yang cukup apik untuk penggunaan harian, seperti membuka beberapa aplikasi sekaligus dengan pengalaman yang mulus. 

Mengusung besaran baterai yang sama besar, yakni 5000mAh, OPPO A96 justru dapat menawarkan masa pakai yang lebih lama dibanding A95. Dari pengujian PCMark Battery Life, simulasi penggunaan perangkat secara nonstop untuk browsing, membuka file, memutar video, perangkat seri A terbaru ini dapat bertahan hingga 21 jam 53 menit, hampir satu hari penuh!

Jika dibandingkan dengan seri sebelumnya yang juga memiliki daya tahan tak kalah lama dengan kisaran 17 jam 13 menit, OPPO A96 unggul sekitar 4 jam 40 menit. Hal ini membuktikan bahwa efisiensi perangkat ini sangat baik. Pengguna tak perlu khawatir mudah kehabisan baterai saat melakukan aktivitas harian yang super sibuk.

Meski memiliki daya tahan baterai yang lama dan membuat pengguna tidak perlu memikirkan bagaimana rasanya kehabisan baterai saat di tengah-tengah aktivitas, OPPO juga menyematkan teknologi pengisian cepat pada perangkat ini. Tak lagi Flash Charge, OPPO A96 didukung 33W SUPERVOOC yang umumnya terdapat pada seri Reno.

Dengan 33W SUPERVOOC, mengisi baterai dari kondisi 5% hingga penuh memerlukan waktu berkisar 60-70 menit. Dengan catatan pengisian dilakukan pada siang hari, bukan malam hari. Mengapa demikian? Apakah berarti perangkat ini tidak bisa mengisi cepat saat malam hari?

OPPO belakangan ini mulai mengenalkan fitur-fitur cerdas dengan dukungan AI. Untuk proses pengisian cepat malam hari, OPPO memiliki fitur bernama Optimized Night Charging. 

Fitur ini bekerja dengan mempelajari pola dan jadwal tidur pengguna. Saat diisi di malam hari, perangkat akan berhenti mengisi daya saat tingkat baterai mencapai 80%, lalu melanjutkan pengisian daya satu jam sebelum pengguna bangun. Hal ini untuk menghindari overcharged dan menjaga kesehatan baterai pada perangkat.

Karena fitur itulah pengisian cepat yang bisa dilakukan hanya dalam waktu 1 jam kemudian diatur kembali oleh AI. Namun, bukan berarti kalian tidak dapat mengisi cepat saat malam hari. Kalian tetap bisa mengisi cepat, namun kalian harus menonaktifkan fitur Optimized Night Charging terlebih dahulu di menu Battery. Saran saya, matikan fitur ini seperlunya saja.

    Share
    ×
    tekid
    back to top