Review Intel i9 9900K, si monster untuk gaming dan produktivitas

Apa yang menarik dari Intel i9 9900K yang diklaim sebagai prosesor tercepat di dunia? Simak hasil pengujian kami.

Review Intel i9 9900K, si monster untuk gaming dan produktivitas Intel Core i9

Intel sudah memperkenalkan jajaran prosesor generasi kesembilan. Salah satu prosesor yang paling menarik perhatian para antusias teknologi di seluruh dunia, yakni prosesor Core i9 9900K.

Ini adalah prosesor mainstream pertama yang memiliki total delapan inti dan 16 threads. Biasanya, prosesor dengan total inti sebanyak ini hanya hadir di prosesor ekstrem dan workstation saja.

Beruntung, tim Tek.id dapat mencicipi kemampuan prosesor yang dijuluki sebagai "monster of productivity" ini . Bagaimana pengalaman kami dalam menggunakan prosesor ini?

 

Apa yang diharapkan dari prosesor ini?

Sebelum masuk ke ulasan kami mengenai prosesor ini, ada baiknya kita berkenalan lebih dekat dengan Core i9 9900K ini. Hal pertama yang membuat kami kecewa adalah Intel masih belum berhasil membuat prosesor dengan teknologi fabrikasi 10nm.

Alhasil, i9 9900K ini masih terjebak dalam dalam teknologi fabrikasi 14nm++. Padahal, teknologi ini telah mereka pakai sejak 2014 silam, lebih tepatnya sejak mereka meluncurkan prosesor Core i series kelima, yakni Broadwell.

Setidaknya, dengan kehadiran total delapan inti dengan 16 threads, membuat kami bisa memaafkan Intel. Mereka pun pada akhirnya dapat menyentuh kecepatan turbo 5GHz. Itu pun hanya terbatas di satu inti saja. Duh!

Kelebihan lain yang ditawarkan Intel dalam prosesor ini adalah kembali digunakannya metode ‘metal solder’ dan meninggalkan metode menggunakan thermal paste. Sekali lagi, perlu ditekankan bahwa metode ini hanya digunakan pada i9 9900K saja, sementara prosesor lain masih akan menggunakan thermal paste.

Sementara itu, di bagian VGA on board, Intel masih menggunakan Intel UHD Graphics 630. VGA ini bisa dibilang cukup ketinggalan. Bahkan kenyataannya, VGA ini sudah dipakai prosesor generasi kedelapan.

Selain itu, tampaknya tidak ada perubahan signifikan yang terjadi saat kita membandingkannya dengan prosesor generasi kedelapan. Hal ini wajar mengingat prosesor generasi kesembilan ini bernama Coffee Lake Refresh, yang merupakan penyegaran dari generasi sebelumnya.

Selanjutnya : Metode pengetesan dan alat yang digunakan >>>

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: