Mencoba jadi kaum kekinian lewat Tik Tok

Setelah Musical.ly, aplikasi Tik Tok kini digandrungi oleh banyak pengguna di Indonesia mulai dari anak muda hingga orang tua.

Mencoba jadi kaum kekinian lewat Tik Tok (Foto: SpaceO)

Setelah Musical.ly, aplikasi Tik Tok kini digandrungi oleh banyak pengguna di Indonesia. Tak hanya generasi milenial maupun generasi Z, orang tua dan anak-anak pun bahkan menggunakan aplikasi video tersebut untuk membuat konten yang menarik serta menghibur.

Aplikasi video singkat itu tercatat memulai debutnya di Indonesia pada akhir 2017 lalu. Namun menghiburnya aplikasi tersebut membuat Tik Tok diunduh hingga lebih dari 50 juta kali di Play Store. 


BACA JUGA

Ini rencana Line tahun depan

Ini rencana Line tahun depan

Google ciptakan Call Screen, fitur menjawab telepon otomatis


Selain populer di platform-nya, video-video Tik Tok juga menggema di Instagram hingga YouTube. Kreativitas berbagai penggunanya memang membuat video dari aplikasi ini mampu menghibur dan mengundang tawa. Lantas apa saja fitur Tik Tok hingga digandrungi banyak pengguna di Indonesia? Berikut kami rangkum ulasannya. 

Tampilan mirip Instagram, fiturnya memanjakan

Ketika saya menjajal aplikasi ini kemudian membukanya, sederet tayangan video pengguna langsung tampil tanpa ada permintaan registrasi sebelumnya. Anda bahkan bisa terus melakukan scolling  video di feed Tik Tok saat itu juga. Hal ini dikarenakan, feed yang ditampilkan di Tik Tok seperti tab Search & Explore yang ada di Instagram.

Dari sisi tampilan Tik Tok sangat mirip dengan Instagram dimana ikon Home berada paling depan, kemudian diikuti ikon Search & Explore, ikon untuk mengunggah konten, notifikasi serta profil. Namun tak ada ikon kamera untuk menambahkan stories sebagaimana di Instagram.

Tab Home di Tik Tok menyajikan dua opsi. Opsi pertama adalah Home khusus untuk pengguna Tik Tok yang Anda ikuti, sehingga video dari pengguna lain tak akan muncul bersamaan. Sementara pada opsi "For You" sebagai opsi kedua, video terbaru dari berbagai pengguna termasuk yang tidak Anda ikuti akan secara otomatis muncul.

Video yang muncul akan tayang secara otomatis tanpa tombol khusus untuk memutarnya. Konten itu juga disertai deskripsi singkat dari sang pengguna. Ketika video itu tayang, Anda akan menemukan opsi yang tampil di sebelah kanan seperti opsi untuk melihat profil pengguna, komentar, like, serta opsi untuk membagikan video ke berbagai media sosial lainnya.

Untuk opsi profil sendiri, Anda bisa menggeser layar ke kiri yang kemudian akan menampilkan profil pengunggah video tanpa harus mengklikk opsi profil. Ada juga opsi yang menunjukkan backsong yang digunakan pada video. Ketika opsi itu ditekan, Anda bisa langsung menggunakan background musik yang sama untuk membuat video Anda sendiri.

Sementara pada tab Explore, pengguna akan disajikan konten video yang disesuaikan dengan tema di Tik Tok. Untuk diketahui, Tik Tok tercatat aktif menggelar challenge atau tantangan dengan menggunakan hastag tertentu yang kemudian setiap video dalam challenge itu akan dikumpulkan dengan video lainnya yang serupa. 

 

 

Misalnya dalam momen ramadan ini Tik Tok mengadakan challenge dengan hashtag #tiktokpeduli. Dalam challenge ini, pengguna diminta mengunggah video dengan menggunakan hashtag itu kemudian Tik Tok akan menyumbangkan sejumlah dana dari setiap video yang diunggah kepada organisasi anak autis. Pantauan kami, challenge ini juga dipopulerkan oleh para publik figur seperti Al Ghazali serta Boy William.

Dalam tab Explore, Anda juga bisa mencari pengguna ataupun konten yang diinginkan melalui ID pengguna, nama musik atau hashtag. Dari serangkaian tampilan dan fiturnya, Tik Tok memang memanjakan milenial yang menyukai konten lucu, asyik serta menghibur. Dengan mudah pengguna juga bisa membuat konten Tik Tok yang sama seperti yang dia lihat sebelumnya. 

Cara mengunakan Tik Tok

Meski menjadi platform berbagi video seperti yang ditawarkan Instagram, background musik yang ditawarkn Tik Tok memang mampu membuat video menjadi lebih unik dan menarik. Pasalnya Tik Tok menyediakan berbagai fitur pelengkap video seperti filter gambar, efek gerakan hingga stiker yang akan membuat konten menjadi lebih menarik.

Yang membuat video semakin menghibur yaitu beragam background musik yang disediakan. Mulai dari musik original, remix hingga backsong dari tayangan tertentu yang kemudian di reka ulang oleh pengguna.

Cara penggunaan Tik Tok terbilang mudah, tak ayal jika banyak pengguna anak-anak yang juga bisa mengoperasikan aplikasi ini. Untuk membuat video Tik Tok langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan memilih background musik yang diinginkan. Daftar musik akan tersedia dalam aplikasi dan bisa Anda dengarkan terlebih dahulu sebelum menggunakannya.

Tik Tok juga mengkategorikan beragam lagu seperti lagu berbahasa Indonesia, lagu bertemakan party atau musik yang lucu. Setelah memilih musik, tekan tombol utama berwarna merah untuk merekam video dan mengeksperikan diri Anda sesuai musik yang dipilih.

 

 

Selanjutnya, Anda bisa mengkreasikan video dengan menambahkan filter atau menambah efek dramatis agar video tampak menarik. Langkah selanjutnya Anda bisa mengedit video yang telah dibuat tanpa harus keluar dari aplikasi. Dalam opsi edit, Anda bisa mengubah cover video yang nantinya muncul paling depan sebagai cuplikan video Anda. Selain itu, Anda juga bisa memangkas video, menambahkan efek lainnya seperti gambar mundur.

Kemudian tulis caption video yang diinginkan dan video siap untuk dipublikasikan dengan menekan opsi "Post". Jika editan video Anda dirasa kurang, Anda bisa menyimpannya sebagai draft kemudian dipublikasikan kapanpun Anda inginkan.

Kelebihan

Aplikasi ini memang cocok bagi milenial yang gemar mengekspresikan dirinya. Selain itu, Tik Tok juga bisa membantu memancing kreatifitas pengguna untuk membuat konten yang menarik tanpa modal yang banyak. 

Kekurangan

Pantauan kami, aplikasi Tik Tok menyajikan beragam konten video yang dibuat oleh anak-anak hingga orang dewasa. Sayangnya aplikasi ini tidak menerapkan filter konten yang disesuaikan usia pengguna. Hal ini akan membuat anak dibawah umur dengan mudah mengkonsumsi konten yang tak layak. Terlebih ketika saya mencoba Tik Tok, banyak konten yang tidak sesuai untuk anak-anak meskipun sang pembuat video agak jauh dari kata vulgar.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: