Review Galaxy Watch Active 2

Galaxy Watch Active 2, bak smartphone mini

Galaxy Watch Active 2 hadir dengan sejumlah fitur seperti pelacak tidur hingga serta pendeteksi detak jantung. Simak pengalaman Tek.id menggunakan Galaxy Watch Active 2.

Galaxy Watch Active 2, bak smartphone mini (Foto: Tek.id)

Galaxy Watch Active 2 belum lama ini diresmikan perusahaan. Hanya berselang sekitar delapan bulan setelah Samsung memperkenalkan Galaxy Watch edisi perdana. Sebagaimana namanya, smartwatch ini mengajak pengguna untuk aktif bergerak sehingga membuat tubuhnya lebih bugar. Untuk mendukung hal tersebut, Galaxy Watch Active hadir dengan sejumlah fitur seperti pelacak tidur hingga pendeteksi detak jantung. Berikut pengalaman Tek.id menggunakan Galaxy Watch Active 2. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Samsung bakal pakai prosesor MediaTek tahun depan

Samsung Galaxy S 11, punya kamera 108 MP

Bocoran Galaxy S10 Lite dan Galaxy Note 10 Lite


Desain asik

Secara desain, tampilan Watch Active 2 tampak serupa dengan pendahulunya yang hadir dengan layar Super AMOLED dan strap rubber. Strap-nya sendiri terasa nyaman karena tak licin meski dari karet. Materialnya juga tak membuat tangan lebih mudah berkeringat.

Pembedanya dengan Watch Active pertama adalah bezel fisik Watch Active 2 yang bisa dioperasikan untuk menavigasi menu. Selain itu, tombolnya juga dirancang berbeda. Di generasi sebelumnya, dua tombolnya berbentuk bulat. Namun di Watch Active 2, tombol back-nya didesain lebih lonjong meski secara fungsional tetap sama. Pembeda lainnya yaitu hadirnya mikrofon dan speaker yang memungkinkan pengguna untuk memberikan perintah melalui asisten digital Bixby dan bertelepon.

Review Samsung Galaxy Watch Active 2

Tampilannya didukung layar Super AMOLED 1,2 inci yang mendukung 16 juta warna serta resolusi 360 x 360 pixel. Dengan dukungan layar tersebut, saya mendapati tampilan yang nyaman di mata meski mengintipnya saat malam hari. Samsung juga menyematkan Corning Gorilla Glass DX+ untuk melindungi layar smartwatch tersebut agar kuat benturan.

Sementara itu bagian belakangnya terdapat sensor yang akan mengakomodir fitur fitness tracker, pendeteksi detak jantung dan lainnya. Desainnya memang kurang terlihat sporty sehingga menurut saya Galaxy Watch Active 2 lebih cocok digunakan untuk perempuan. Namun pengguna juga bisa memilih varian warna yang lebih gelap atau mengganti model strap agar tampak lebih maskulin.

Beragam fitur menarik

Banyak reviewer menyebut Galaxy watch Active 2 sebagai smartwatch terbaik karena sejumlah fitur yang diusungnya. Saya sendiri merasakan hal yang sama meski di beberapa poin tak senada. Bezel fisiknya bisa dijalankan dengan baik dan mempermudah saya menavigasi menu. Apalagi dukungan sentuhnya yang membuat smartwatch ini terasa canggih.

Sebagaimana namanya, Galaxy Watch Active 2 mengajak penggunanya untuk tetap aktif sehingga tetap bugar dan kesehatannya terjaga. Saat smartwatch ini digunakan, saya kerap mendapat peringatan untuk bergerak baik hanya menggerakkan tangan atau pun berjalan. Tak hanya memberikan notifikasi atau peringatan, jam pintar ini pun memberikan contoh gerakan yang bisa dilakukan sehingga mempermudah untuk menirukan gerakan yang dianjurkan.

Review Samsung Galaxy Watch Active 2

Dari sejumlah aktivitas yang saya lakukan, Galaxy Watch Active 2 akan menghitung kalori yang terbakar. Selain itu, smartwatch ini juga akan menghitung berbagai aktivitas olahraga yang dilakukan. Fitur ini salah satunya mengandalkan GPS yang tersedia pada perangkat. Saat di dalam ruangan, GPS Galaxy Watch Active sendiri memang terkadang terganggu sehingga pengukurannya terkadang kurang akurat. Lain halnya dengan di luar ruangan dimana GPS-nya bisa berjalan dengan lebih baik, sehingga hasil pengukurannya lebih akurat. 

Saya juga mencoba mengamati penghitung langkah di Galaxy Watch Active. Fitur ini tak begitu konstan menghasilkan penghitungan yang akurat. Terkadang perangkat wearable ini menghasilkan angka yang sama meski saya telah berjalan beberapa langkah. Namun kemudian penghitungannya diakumulasikan dan ditambahkan dalam beberapa menit. Untuk fitur pendeteksi denyut jantungnya sendiri saya kira cukup akurat. Meski hasilnya tidak konstan, denyut jantung memang dihitung dalam hitungan rata-rata per menit. Oleh karenanya hasil tidak konstan terbilang wajar, apalagi ketika fitur itu dijalankan dalam waktu yang berdekatan.

Review Samsung Galaxy Watch Active 2

Sebagai catatan, smartwatch harus terhubung dengan smartphone melalui aplikasi Galaxy Wearable melalui Bluetooth agar mampu menjalankan semua fitur termasuk fitness tracking secara optimal. Smartwatch ini pun bisa terhubung dengan smartphone melalui wifi dalam satu jaringan. 

Fitur menarik lainnya yang saya coba dari smartwatch ini yaitu telepon dan pesan instan yang terhubung dari smartphone. Berkat hadirnya mikrofon dan speaker, Galaxy Watch Active 2 bisa digunakan untuk bertelepon bahkan tanpa harus didekatkan dengan ponsel. Saya mencoba telepon menggunakan smartwatch ini dengan jarak sekitar lima meter. Hasilnya, audio dari speaker Galaxy Watch Active 2 terdengar jernih bahkan tanpa noise.

Posisi ponsel dengan smartwatch berada di lokasi yang berbeda. Namun mengingat mikrofon smartwatch yang digunakan sebagai input, audio dari mikrofon ponsel terdengar mati bahkan meskipun rekan saya memberikan input suara dengan sengaja. Hal serupa juga dirasakan oleh rekan saya yang menerima telepon dimana audionya terdengar jernih tanpa noise.

Mikrofon Galaxy Watch Active 2 juga bisa mengakomodir input audio dengan baik. Hasil ini saya dapati baik ketika mikrofon ditempatkan dalam jarak yang dekat maupun jarak standar lengan dengan wajah. 

Pengalaman yang nyaman juga saya rasakan saat menjalankan aplikasi pesan instan WhatsApp. Galaxy Watch Active 2 tak hanya mampu memberikan jawaban template, namun juga memungkinkan saya untuk mengetik jawaban secara manual baik melalui keyboard maupun menulis tangan. Selain tulisan, jam pintar ini juga memungkinkan saya membalas pesan menggunakan emoji. Pesan template yang tersedia bisa diedit sesuai keinginan, sehingga memudahkan saya untuk membalas pesan saat terburu-buru.

Fitur lainnya yaitu pemutar musik maupun video. Saya menggunakan aplikasi Youtube Music untuk mendengarkan lagu. Beruntungnya smartwatch ini sudah mendukung aplikasi tersebut sehingga tak mengharuskan saya mengunduh aplikasi secara manual. Berkat dukungan itu, saya bisa mengoperasikan musik hanya melalui Galaxy Watch Active 2. Sayangnya, smartwatch ini tak membiarkan aplikasi pemutar musik atau aplikasi lainnya standby di layar utama, sehingga mengharuskan saya membuka aplikasi dari awal untuk memindah lagu. Opsi yang tersedia hanya membiarkan aplikasi terakhir yang dibuka untuk standby maksimal satu jam dari waktu terakhir aplikasi dibuka.

Review Samsung Galaxy Watch Active 2

Sementara itu pemutar videonya mengharuskan saya mengunduh aplikasi lain yang belum tersedia di smartwatch. Saya mencoba mengunduhnya dan memutar video di aplikasi tersebut. Agak terasa aneh memang memutar video di perangkat dengan layar yang kecil. Namun demikian, dukungan ini akan membantu pengguna untuk menikmati konten video saat tergesa-gesa dan hanya bisa mengandalkan smartwatch, misalnya saat berdesakan di kendaraan umum.

Hal lainnya yang menarik adalah pengoperasian kamera menggunakan smartwatch. Dukungan ini juga mengharuskan instal aplikasi terpisah baik di smartwatch maupun di smartphone. Dengan membuka aplikasi itu di ponsel, smartwatch akan terintegrasi dan bisa difungsikan untuk mengambil gambar, merekam video dan lainnya. Bezelnya bahkan bisa digunakan untuk mengatur white balance, zoom hingga mengaktifkan lampu flash.

Dengan dukungan sertifikasi IP68, smartwatch ini mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman 50m selama30 menit. Meski terkena air, perlindungan layar dan bodinya mampu bertahan dengan baik sehingga tak masuk dan merusak komponen utama. Meski dalam keadaan basah, layarnya masih bisa beroperasi dan menu yang tersedia pun bisa tetap berjalan dengan baik. Samsung Galaxy Watch Active 2 pun menyediakan menu water lock untuk mencegah air menyentuh menu dan kemungkinan buruk lainnya. Saya turut mencoba fitur ini dan hasilnya cukup bagus. Layar tampak tak memberikan respons maskipun saya sentuh berkali-kali karena dikunci.

Soal daya tahan, smartwatch ini memiliki daya baterai sebesar 247 mAh. Beberapa reviewer menyatakan baterai ini mampu membuat smartwatch bertahan hingga dua hari. Sayangnya hasil yang berbeda justru saya rasakan ketika menggunakan Galaxy Watch Active 2. Smartwatch ini bahkan tak mampu bertahan hingga 24 jam dalam kondisi terus menerus terhubung dengan smartphone baik melalui wifi ataupun bluetooth. Durasi isi ulangnya sendiri kurang lebih 2 jam. 

Kesimpulan

Galaxy Watch Active 2 hadir dengan sejumlah fitur yang meningkat ketimbang generasi sebelumnya baik dari sisi desain maupun performa. Dengan harga yang dibanderol Rp4.199.000 (40mm), smartwatch ini mampu menyuguhkan sejumlah fitur pendukung olahraga dan aktivitas lainnya sehingga layak dipertimbangkan bagi Sahabat Tek yang sedang memilih smartwatch.

 
 
Bagus ...
  • Kaya fitur
  • Bisa telepon
  • Desain inovatif
Kurang ...
  • Daya tahan kurang lama
  • Kadang kurang akurat
  •  
Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: