UX sangat penting dalam desain web dan aplikasi Anda

Rancangan User Experience (UX), merupakan proses penciptaan produk yang menawarkan kemudahan bagi pengguna, sekaligus mengakomodasi strategi penjualan.

UX sangat penting dalam desain web dan aplikasi Anda source : pixels

User Experience (UX) merupakan aspek penting dalam rancangan website maupun aplikasi dalam platform mobile. Banyak yang meyakini UX adalah cara mudah untuk menavigasi pengguna agar tidak bingung di dalam situs maupun aplikasi.

Ternyata di balik itu semua, UX merupakan jalur yang sangat jelas untuk memahami proses penjualan (sales process), persona konsumen, dan poin penting dalam bisnis era digitalisasi.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Indosat Ooredoo gandeng Facebook edukasi pengguna baru di internet

Diresmikan presiden, Palapa Ring resmi beroperasi

Peretas Rusia serang Chrome dan Firefox untuk lacak lalu lintas internet


Jadi, dalam perspektif bisnis dan marketing, UX merupakan cara menemukan dan mengimplementasikan corong penjualan, informasi arsitektur bisnis sebuah perusahaan, sekaligus pengalaman yang menyenangkan dan relevan bagi pengguna.

Proses awal pembuatan UX sebaiknya dimulai dengan mengkategorisasi dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Langkah ini bisa diawali dengan mengidentifikasi dan mewawancarai problem dalam sales representatif. Sebagai contoh, rancangan UX bisa dimulai dari penelitian dan menyeleksi proses membeli produk atau layanan yang mereka tawarkan.

Tim sales seharusnya bisa memberi masukan, bagian mana yang sulit mereka jangkau dalam hal penjualan. Bahkan melalui rancangan UX ini, sales bisa terbantu dengan cara membawa keterangan (informasi) yang kurang jelas yang dibutuhkan calon konsumen. Dengan begitu mereka punya pengetahuan dan memiliki keputusan untuk memilih produk atau layanan.

Langkah yang lebih jauh lagi, perusahaan bisa mewawancara konsumen-konsumen mereka sebelumnya, untuk memahami motivasi mereka. Dengan data ini pula, perusahaan bisa mengkategorisasikan segmen mana yang menjadi target konsumen. Oleh karena itu, UX akan mencerminkan persona calon konsumen, sehingga target dan pembuatan konten di dalam website maupun aplikasi tepat sasaran.

Seringkali terjadi miskonsepsi dalam memahami persona pelanggan karena langkah ini tidak terjadi dalam rancangan UX sebelumnya. Dengan begitu, kegagalan situs maupun aplikasi pun sudah terjadi sejak awal. Bagi Anda yang berencana mendigitalisasi produk maupun layanan Anda, langkah awal ini begitu penting.

Selanjutnya, setelah proses informasi ini terkumpul, lalu UX designer bisa memetakan situs maupun bingkai awal (wireframe) berbasis kolektif data.

Landasan data ini kemudian akan mampu memberikan awalan bagaimana alur pengguna nantinya mengeksplorasi halaman muka situs maupun aplikasi yang Anda bangun.

Setelah bingkai awal ini terbentuk, maka halaman awal (homepage) maupun menu-menu kunci, pun bisa mereka tentukan selanjutnya.

Perlu Anda ketahui, bingkai awal ini akan memperlihatkan struktur awal, bagaimana wujud halaman situs maupun aplikasi nanti bakal tampil dan berfungsi. Dimulai dari eksplorasi pengguna, hingga berujung pada konsumen potensial.

Komponen penting lainnya adalah, link call-to-action, yang akan menuntun pengguna ke layanan atau corong penjualan. Bahkan mungkin, yang Anda butuhkan adalah paparan informasi kepada calon konsumen yang relefan dengan produk atau layanan Anda.

Dalam langkah berikutnya, tentu halaman muka (homepage) menjadi halaman terpenting. Halaman ini merupakan mekanisme filterisasi yang akan membantu pengguna melokalisasi informasi yang mereka cari dalam sebuah situs maupun aplikasi tersebut.

Seorang UX Designer yang cakap, akan mampu menuntun perusahaan untuk menentukan cara menyajikan informasi tanpa membuat calon klien kebingungan bernavigasi di dalamnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: