Smartphone tiga jutaan bisa memotret sunset sebagus ini

Menggunakan Oppo F11 yang duduk di kelas menengah, ternyata mampu menghasilkan gambar bagus di saat sunset.

Dalam dunia fotografi, ada istilah Golden Hour. Istilah ini sebutan untuk momen dimana foto menjadi lebih hidup, sesaat sebelum matahari terbit (sunrise) atau sebelum matahari terbenam (sunset). Waktunya kira-kira dari pukul 5-7 pagi atau 5-7 sore.

Dalam rentang waktu itulah kualitas cahaya memotret outdoor jadi sangat baik. Gradasi warna dari  matahari yang terbit dan tenggelam menerpa objek foto dengan kemiringan tertentu.


BACA JUGA

Oppo bangun pusat litbang baru demi percepat inovasi global

Oppo Find Y bakal jadi suksesor Find X

Oppo pamer smartphone berkamera selfie dalam layar


Mata manusia normal biasanya mampu menangkap keindahan momen ini. Kendati begitu untuk mengabadikannya, butuh peralatan khusus, seperti lensa dan kamera digital. Apakah smartphone biasa bisa menangkap momen ini?

Smartphone kelas menengah seperti Oppo F11 yang saya gunakan saat ini, sudah mumpuni untuk menangkap momen Golden Hour. Pasalnya kamera ponsel ini memiliki resolusi 48 MP. Resolusi yang besar sekali untuk ukuran sebuah smartphone. Lalu yang terpenting adalah, bukaan diafragma di kamera Oppo F11 ini, mencapai f/1.79.

Dengan begitu, Oppo F11 punya kepekaan cahaya yang tinggi. Cahaya akan lebih banyak masuk ke lensa kamera Oppo F11, sehingga membantunya menangkap gambar dalam kondisi cahaya seminim mungkin.

Berbekal Oppo F11, kami pun mengambil foto sunset terbaik di bilangan Jakarta Pusat. Beruntung hujan sudah reda kala kami tiba di lokasi pengambilan foto. Momentum sunset bisa buyar saat hujan turun, karena cahaya jingga tertutup awan mendung.

Hasil foto Oppo F11, foto sunset di tengah Jakarta.

Memang di langit masih tersisa awan mendung. Kendati begitu cahaya matahari keemasan masih bisa tertangkap dari langit. Sementara awan gelap malah turut memantulkan warna kemerahan matahari tenggelam.

Hal pertama yang membuat gambar sunset di perkotaan jadi dramatis adalah pantulan cahaya jingga pada jendela gedung. 

Kontras antara cahaya dan bayangan pada momen Golden Hour tidak sekontras pada tengah hari. Dibandingkan dengan foto pada waktu tengah hari, utamanya saat menangkap langit, kecerahannya terlalu kuat. Namun tantangan pada Golden Hour adalah intonasi warna highlight dan lowlight yang berbenturan. Kalau tidak menggunakan kamera yang baik, maka bagian gelapnya akan terasa berpasir (noise).

Selain menyediakan mode manual untuk mempermudah pengaturan Eksposure, White Balance, Shutter Speed, dan lain-lain, Oppo F11 juga membenamakan fitur Ultra Night Mode. Menggunakan fitur ini, secara otomatis kamera menyesuaikan dengan kondisi cahaya lingkungannya. Apalagi smartphone zaman sekarang berbekal kecerdasan buatan (AI).

Saat pertama membidik objek, kameranya langsung mendeteksi suasana malam. Dengan begitu, ia akan mengatur sendiri pengaturan kamera agar cocok dengan kondisi cahaya yang ada.

Hasil foto Oppo F11 saat sunset

Ada 23 tipe skema foto seta 864 kombinasi yang bisa tertangkap AI pada kamera Oppo F11. Selain itu, meski memotret di kondisi malam hari, Oppo F11 mampu mengurangi noise dan menstabilkan genggaman tangan pengguna. Lihat saja hasil foto kami yang ditangkap tanpa bantuan tripod ini. Masih fokus bukan?

Lanjut ke dalam ruangan, kami pun menguji fitur Chroma Boost yang mampu meningkatkan warna foto objek. Mendekatkan kamera Oppo F11 ke objek foto, AI nya langsung mengubah mode foto menjadi foto makro. Jarak kamera dari objek sekitar sepuluh sentimeter. Kulit tomat cerry yang saya bidik pun jadi lebih mengkilat. Warna hijaunya keluar dengan baik namun tidak lebay.

Fitur Chroma Boost Oppo F11

Oppo F11 sendiri merupakan smartphone kelas menengah dengan harga jual Rp3.999.000. Selaiin kamera, Oppo F11 juga memiliki spesifikasi yang mumpuni dengan chipset MediaTek P70, RAM 4 GB dan ROM 128 GB.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini:
Tags :
Oppo Oppo F11
Editor :
Tek ID