Pengalaman mencicipi Samsung Galaxy M20

Di dalamnya kemasannya Samsung melengkapi M20 dengan kabel USB Type-C untuk mentrasfer data dari PC ke ponsel, ataupun mengisi ulang baterainya.

Pengalaman mencicipi Samsung Galaxy M20

Pada Jumat (8/2) Samsung secara resmi mendaratkan smartphone seri terbaru mereka di Indonesia. Smartphone ini diberi nama Galaxy M20 yang menjanjikan daya tahan baterai lebih lama dengan kapasitas 5.000 mAh. Lantaran memiliki kapasitas yang cukup besar, sistem pengisian baterai M20 dilengkapi dengan fast charging yang diklaim mampu mengisi baterai hingga penuh hanya dalam 145 menit.

Jika terisi penuh, maka kapasitas baterai tersebut diklaim akan memungkinkan kamu melakukan panggilan telepon selama sekitar 28 jam, menonton video 17 jam, dan mendengarkan musik selama 100 jam. Saat sempat mengisi baterai selama 10 menit dari keadaan baterai benar-benar habis, Samsung menginformasikan M20 dapat digunakan 3 jam untuk melakukan panggilan telepon atau menonton video, dan mendengarkan musik selama 11 jam. Dari sisi spesifikasi lain, smartphone ini ditenagai oleh prosesor Exynos 7904 octa-core, RAM 3 GB serta penyimpanan internal 32 GB.


BACA JUGA

Samsung ketahuan punya paten smartphone lipat terbaru

Menjajal beberapa fitur Galaxy Note 10 dan Note 10+, Air Action salah satunya

Samsung segera rilis casing Marvel Galaxy Note 10


Galaxy M20

Hari ini (12/2) kebetulan saya sempat menjajal smartphone teranyar dari Samsung tersebut. Kemasan yang membalut paket penjualan terbilang minimalis. Paket penjualannya diisi dengan aksesori standar, tetapi sayangnya tidak dilengkapi dengan casing pelindung.

Di dalam kemasannya Samsung melengkapi M20 dengan kabel USB Type-C untuk mentrasfer data dari PC ke ponsel atau mengisi ulang baterainya. Adaptor bawaan ponsel dilengkapi dengan keluaran 2 ampere. Tidak ketinggalan pula SIM ejector untuk mengakses tray kartu SIM dan kartu microSD. Kelengkapan terakhir adalah earphone. Samsung tidak melengkapi earphone M20 dengan tipe in-ear, hanya dengan bentuk standar yang tidak terlalu ‘menempel’ di telinga.

Smartphone M20 sendiri memiliki profil yang tidak terlalu tebal meski dilengkapi dengan kapasitas baterai jumbo. tetapi saya merasa bobot yang diberikannya terasa tidak ringan, tetapi saya jamin kamu tidak akan pegal jiika membawanya hanya dengan satu tangan.

Bodinya memiliki tipe glossy sehingga sangat mudah terkena noda sidik jari. Meski demikian saya merasa bodi tersebut tidak licin ketika digunakan. Sensor sidik jari terletak di bagian belakang. Bentuk sensor ini terbilang cukup unik karena hampir rata dengan bodi belakang. Tetapi saya jamin kamu tidak akan merasa kesulitan mencari sensor tersebut meski tanpa melihatnya lantaran Samsung memberi pola berbeda antara sensor dan bodi.

Masih membahas bagian belakang. Kamera di bagian ini memiliki konfigurasi kamera ganda. Satu menggunakan sensor kamera beresolusi 13 MP dengan aperture f/1.9. Lalu kamera lainnya menggunakan sensor 5 MP dengan sudut pandang lebar 120 derajat agar memungkinkan memotret pemandangan yang lebih lebar. Cara mengalihkan antara kamera standar dan lebar dapat mengakses icon menu di atas tombol shutter.

Mode di kamera meliputi Panorama, Pro, Beauty, Live Focus, Auto, Stickers, dan Continuous Shot. Saya belum sempat menguji performa kamera M20. Tetapi saya sempat merasakan tidak ada shutter lag dan menjajal mode Continuous Shot dengan lancar. Kemungkinan performa tersebut bisa berubah ketika sudah terpasang berbagai macam aplikasi.

Galaxy M20

Layar yang digunakannya memiliki resolusi Full HD+ berukuran 6,3 inci. Samsung memberikan teknologi panel PLS TFT pada layar M20. Sebagai catatan, Plane Line Switching Thin Film Transistor (PLS TFT) merupakan teknologi panel layar eksklusif dari Samsung yang memiliki performa mirip dengan teknologi panal IPS. Oleh karena itu warna yang dihasilkan layar M20 terlihat cerah dan tetap stabil meski dilihat dari samping. Detil yang dihadirkan cukup baik tetapi tidak terlalu istimewa. Kebetulan saya melihat performa layar tersebut di dalam ruangan, sehingga saya tidak mengetahui seperti apa kinerja layar jika di bawah terik matahari. Sebagai catatan, lampu di dalam ruangan tidak terlalu terpantul ke layar M20 berkat kecerahannya yang lumayan tinggi.

Galaxy M20 adalah smartphone pertama Samsung yang menggunakan notch. Notch ini berguna sebagai tempat kamera depan. Karena berukuran kecil, notch tersebut tidak terlalu menganggu. Berbicara kamera depan, Samsung membekalinya dengan sensor gambar beresolusi 8 MP.

Hasil kamera depan berdasarkan pengalaman menjajal sebentar, muka saya terlihat mulus. Itu pun karena saya menjajalnya di tempat cukup terang maka detil yang disajikan cukup mumpuni dengan pendeteksi wajah yang cukup sensitif.

Hanya ada tiga tombol fisik yang menyertai M20. Seluruh tombol ini terletak di tepi sisi kanan yang mencakup tombol volume (+)/(-) dan tombol daya. Di sisi bawah ada port pengisian ulang baterai dan port jack 3,5 mm.

Itulah pengalaman saya selama mencicipi sebentar Galaxy M20. Oiya, harga yang dilempar untuk ponsel ini adalah Rp2.799.000.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: