sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
Kamis, 28 Okt 2021 15:38 WIB

Chipset Dimensity kelas atas tenagai Poco X3 GT

Dimensity 1100 dan 1200 merupakan chipset terbaru berperforma tinggi yang serupa tapi tidak sama. Kedua chipset yang diluncurkan awal tahun ini memiliki performa mirip.

Chipset Dimensity kelas atas tenagai Poco X3 GT

Poco telah mendobrak pasar ponsel Indonesia dengan menjadi yang pertama menggunakan chipset kelas flagship Dimensity ke produknya, yaitu Poco X3 GT. Ponsel “Go Turbo” terbaru dari Poco ini dipersenjatai chipset Dimensity 1100 dengan fabrikasi 6nm pertama di dunia. Melalui salah satu chipset terkencang Dimensity ini, Poco menawarkan performa, efisiensi daya, dan konektivitas lebih baik dalam menghadirkan pengalaman pengguna terbaik bahkan ketika memainkan gim favorit.

Dimensity 1100 pada Poco X3 GT ini beroperasi dengan arsitektur serupa chipset terbaik empat core utama ARM Cortex-A78 terbaru yang memiliki clock speed hingga 2,6 GHz, serta empat core efisiensi ARM Cortex-A55 dengan clock speed hingga 2GHz. Arsitektur CPU ini, dikombinasikan dengan GPU ARM Mali-G77 MC9 yang berjalan di 836 MHz, mampu menjalankan aneka gim berat dengan lancar melalui Poco X3 GT. Pengguna juga akan terkoneksi dengan baik menggunakan modem integrated 5G, slot kartu SIM 5G ganda, dan dukungan WiFi 6 yang telah lengkap didukung dalam chipset ini.

Dimensity 1100 dan 1200 merupakan chipset terbaru berperforma tinggi yang serupa tapi tidak sama. Kedua chipset yang diluncurkan awal tahun ini memiliki performa mirip. Namun, ada sedikit perbedaan diantara kedua chipset tersebut yang terlihat pada arsitektur CPU-nya, dengan Dimensity 1200 yang mengusung mode arsitektur 1+3+4, yaitu sebuah core utama tertinggi ARM Cortex-A78 3 GHz yang didukung tiga core utama lainnya ARM Cortex-A78 2,6 GHz dan dilengkapi dengan empat core efisiensi ARM Cortex-A55 2GHz.

Di sisi lain, Dimensity 1100 menggunakan mode arsitektur 4+4, yaitu empat core utama Arm Cortex-A78 2,6 GHz yang didukung empat core efisiensi Arm Cortex-A55 2GHz. Sehingga di atas kertas, Dimensity 1200 memiliki skor benchmark Antutu sedikit lebih tinggi, yaitu di kisaran 667.000 dibanding Dimensity 1100 yang mendapatkan skor 643.000.

Selebihnya, spesifikasi kedua chipset ini menawarkan berbagai keandalan utama bagi pengguna. Beberapa di antaranya adalah sama-sama menggunakan GPU Mali-G77 MC9 dan arsitektur Valhall, dengan demikian keduanya memiliki frekuensi GPU 800 GHz, 9 inci GPU, dan jumlah GFlops sebesar 504. Sehingga, keduanya sama-sama mampu memainkan berbagai aplikasi gim berat yang populer saat ini.

Dimensity 1200 mendukung resolusi hingga 200 MP untuk fotografi dan HDR-ISP lima inti yang memperbesar rentang dinamis perekaman video 4K HDR. Sementara, Dimensity 1100 mendukung kamera dengan resolusi hingga 108 MP. Keduanya telah dilengkapi dengan prosesor AI MediaTek APU 3.0 versi terkini yang memiliki enam inti sehingga mampu menyajikan komputasi kinerja tinggi dengan konsumsi daya rendah.

Baik Dimensity 1200 maupun Dimensity 1100 mendukung fitur-fitur kamera AI, mencakup AI-Panorama Night Shot, AI Multi-Person Bokeh, AI noise reduction (AINR), dan kemampuan HDR. Selain itu, kedua seri chipset juga mendukung fitur pemutaran video baru yang disempurnakan dengan AI, termasuk AI SDR-to-HDR.

Poco mengklaim selalu berkomitmen mendobrak pasar dengan menghadirkan ponsel performa ekstrem, harga ekstrem. Melalui berbagai keunggulan yang dimiliki prosesor kelas flagship Dimensity 1100, pengalaman mobile yang sangat baik dengan Poco X3 GT ini bisa dinikmati pengguna hanya dengan harga mulai dari Rp4 jutaan saja.

Share
×
tekid
back to top