Cara pakai fitur PowerShare di Galaxy S10+

Smartphone ini juga hadir dengan dukungan PowerShare yang memungkinkan S10+ berbagi daya dengan perangkat lainnya.

Cara pakai fitur PowerShare di Galaxy S10+ (Foto: Lely Maulida/Tek.id)

Samsung Galaxy S10+ hadir dengan baterai berkapasitas 4.100 mAh. Sebagai smartphone flagship kapasitas tersebut terbilang cukup, mengingat aktivitas target sasarnya yang juga makin mobile. Menariknya smartphone ini juga hadir dengan dukungan PowerShare yang memungkinkan S10+ berbagi daya dengan perangkat lainnya.

Sederhananya, fitur ini membuat Galaxy S10+ bisa difungsikan sebagai powerbank. Namun bedanya, Galaxy S10+ tak memerlukan kabel sebagai penghubung untuk mengisi daya perangkat lainnya. Dengan kata lain, fitur berbagi daya ini bisa dilakukan secara wireless atau nirkabel. Oleh karena itu, perangkat yang bisa menggunakan fitur ini pun harus didukung dengan dukungan wireless charging. Tak hanya di Galaxy S10+, fitur ini juga telah tersedia di jajaran S10 lainnya. Lantas bagaimana cara menggunakan fitur PowerShare di Samsung Galaxy S10+?


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Begini bocoran Samsung Galaxy M10s

Galaxy A50s dirilis, Samsung hentikan produksi Galaxy A50

Galaxy A50s jadi suksesor A50, apa bedanya?


PowerShare Galaxy S10+ antar perangkat

Untuk menggunakan fitur berbagi daya ini, Sahabat Tek hanya perlu mengaktifkan fitur Wireless PowerShare yang sudah tersedia di panel notifikasi. Hanya dengan satu langkah tersebut Galaxy S10+ sudah siap untuk membagikan daya baterainya ke parangkat lain. Aktifnya fitur ini juga akan terlihat dari lampu LED yang menyala berwarna biru, tepat disamping kamera ketiga S10+.

Selanjutnya, tempelkan perangkat lain yang akan diisi ulang dengan posisi menempelkan bagian belakang perangkat. Atau Sahabat Tek juga bisa mengatur posisi perangkat sesuai dengan posisi baterai. Ketika perangkat yang dipasangkan tak mendukung fitur wireless charging atau posisinya tak sesuai, lampu itu akan berubah menjadi warna merah. 

Selama pengisian daya baterai, lampu tersebut juga akan terus menyala berwarna merah. Sebagai catatan, Galaxy S10+ harus memiliki daya yang banyak untuk dibagikan ke perangkat lain. Pengalaman saya, batas minimalnya adalah ketika baterai kapasitasnya hanya 30%. Saat daya baterai sejumlah itu, Galaxy S10+ memberikan notifikasi bahwa fitur PowerShare tak bisa digunakan.

Saya mencoba fitur ini dengan memasang Galaxy Watch Active di punggung Galaxy S10+. Tanpa menunggu lama, smartwatch itu menunjukkan tampilan daya sedang diisi ulang. Saya juga menjajalnya dengan Galaxy S7 dan beberapa smartphone lain. Menariknya, fitur ini juga bisa digunakan untuk smartphone merek lain yang mendukung fitur wireless charging. Saya mencoba dukungan ini dan bisa berjalan dengan baik. 

Sepsifikasi Galaxy S10

Daya yang ditransfer Galaxy S10+ ke perangkat lainnya adalah 9W. Kecepatan pengisian dayanya bergantung pada jumlah kapasitas baterai perangkat memanfaatkan fitur PowerShare. Berdasarkan pengalaman saya, fitur ini memang sangat membantu. Apalagi jajaran Galaxy S10 juga bisa berbagi daya secara ganda. Apa maksudnya?

PowerShare Galaxy S10+ perangkat ganda

Galaxy S10+ dan seri S10 lainnya bisa berbagi daya sembari diisi ulang melalui USB tipe-C. Cara penggunaannya sama seperti sebelumnya, hanya perlu mengaktifkan fitur Wireless PowerShare kemudian menempelkan perangkat lain ke punggung Galaxy S10+. Saya mencoba fitur ini dengan menggunakan Galaxy S7. Biasanya, smartphone ini hanya membutuhkan sekitar 1,5 jam hingga terisi penuh. Namun mengingat transfer daya menggunakan Galaxy S10+ lebih kecil, notifikasi menunjukkan S7 akan terisi penuh hingga 2 jam lebih.

Saat saya mencoba berbagi daya secara ganda, saya juga mengaktifkan fitur mobile hotspot di Galaxy S10+. Alhasil, bodi perangkat menjadi cukup panas baik di S10+ maupun S7. Ini terbilang wajar terjadi dengan tingkat panas yang normal. Menariknya, S10+ kemudian memberikan notifikasi bahwa fitur PowerShare dinon-aktifkan hingga suhu ponsel kembali normal. Dukungan yang pintar demi menghindari suhu ponsel yang terlalu tinggi dan berisiko menimbulkan dampak yang tidak diinginkan.

Meski hanya sekitar 24 menit mencoba pengisian ganda di S10+, daya Galaxy S7 mampu terisi hingga 15%. Galaxy S10+ sendiri dayanya hanya terisi 6%, karena membagi dayanya dengan perangkat lain sembari diisi ulang. Selama proses ini, jaringan di Galaxy S10+ saya rasa masih normal tanpa gangguan, dengan tetap masuknya berbagai notifikasi tanpa delay.

Fitur PowerShare ini merupakan fitur baru yang ditawarkan Samsung pada jajaran Galaxy S10. Mengingat fitur ini membutuhkan kapasitas daya yang besar untuk dibagikan ke perangkat lain, wajar saja jika Galaxy S10+ memiliki kapasitas baterai yang besar sebagaimana powerbank.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: