Buat anak game mobile, dan hipster abis sebaiknya baca ini

Sebagai penggemar game mobile, khususnya PUBG. Smartphone berperforma mumpuni jadi kebutuhan. Setelah menimbang-nimbang, pilihan saya jatuh ke Xiaomi Mi A2 Lite.

Buat anak game mobile, dan hipster abis sebaiknya baca ini

Usia smartphone yang saya pegang sudah tua. Sudah dua tahun menemani saya, bahkan sampai layarnya retak terhempas aspal. Kejadian yang tentunya bisa dialami siapa saja.

Akan tetapi mungkin itu adalah isyarat. Sudah waktunya saya mengganti ponsel pintar. Kinerjanya sudah payah, baterainya sudah lemah, dan tentu tampilannya kini dengan layar yang pecah, makin tidak enak dipandang.


BACA JUGA

Ini spesifikasi dan harga Redmi 7 di Indonesia

Xiaomi Mi 9 SE bakal tersedia di luar Cina

Redmi Note 7 dan Redmi Note 7 Pro laris manis di India


Saya butuh mengganti ponsel pintar baru. Kendati begitu, memilih smartphone baru tidak segampang yang saya pikirkan. Ada banyak merek dan seri ponsel baru di luaran sana. Itu cukup membingungkan.

Sebenarnya pula, saya sudah punya gambaran, smartphone model apa yang ingin saya miliki. Sebagai pengggemar gim mobile, saya butuh ponsel pintar berprosesor kuat. Setidaknya lancar bermain PUBG Mobile kesukaan saya. Kriteria kedua, tentu ganti smartphone baru yang kece untuk menunjang penampilan dan tongkrongan saya. Terakhir, harganya seusai kemampuan ekonomi.

Smartphone untuk pecinta PUBG Mobile

Sekarang, semua smartphone terlihat sama dengan notch di atas layarnya. Saya sebenarnya tidak terlalu peduli dengan notch itu karena mengganggu saat bermain gim. Melihat review-review yang ada, poin ini membuat pemain gim cukup kerepotan dengan kehadiran poni tersebut.

Dari banyak ponsel pintar berponi yang hadir sepanjang 2018-2019, Xiaomi Mi A2 Lite yang paling menjanjikan buat saya. Secara otomatis smartphone ini menghilangkan poni saat nonton video dan main gim. Ini alasan pertama kenapa saya menyukai Mi A2 Lite daripada smartphone berponi lainnya. Lebih ramah dan adaptiv terhadap kebutuhan gamer mobile.

Selain itu, layarnya yang selebar 5.84 inci dengan tampilan Full HD+ juga berasio 19:9, sangat lega untuk bermain gim PUBG Mobile. Mengingat permainan PUBG Mobile memang perlu layar luas untuk mengintai lawan. Smartphone ini sudah membuat saya kepincut di poin-poin awal tersebut. Dimensi bodinya pun masih pas juga saat ada di genggaman tangan saya yang berjari kurus.

Posisi finger print di bagian belakang juga mudah terjangkau. Mi A2 Lite bisa dengan cepat terbuka saat jemari menyentuh sensor sidik jarinya.

Bagaimana dengan baterainya?

Sebagai penggila PUBG Mobile, yang bisa bermain sampai lupa waktu, kapasitas baterai ponsel tentu jadi perhatian. Daya baterai 4000mAh yang dimiliki Mi A2 Lite membuat saya bermain cukup lama.

Rata-rata waktu bertahan Mi A2 Lite ini saat bermain gim bisa 6 jam sehari. Saat dalam pemakaian normal, bisa tahan sampai 2 hari. Padahal itu cuma isi ulang sekali saja loh!

Oh ya, saya juga penyuka serial Netflix. Layar FullHD+ di Mi A2 Lite selain tajam saat diajak bermain gim, juga memanjakan saya saat menonton serial Netflix. Kadang-kadang sampai lupa waktu juga menonton marathon serial-serial Netflix di smartphone. Tiba-tiba saja waktu sudah terlewat seharian.

Dengan kapasitas baterainya yang besar, Mi A2 Lite bisa bertahan sekitar 8,5 jam waktu memutar video. Kalau memutar musik di Spotify sih, bisa seharian enggak habis-habis baterainya.

Update status Instagram juga ok

Meski bukan fotografer, tapi setiap kali membeli smartphone baru, saya pasti mencoba kamera utama. Lumayan untuk update status feed di instagram. Biasanya sih memang, itu saya lakukan kalau lagi di tempat kece. Beruntung Mi A2 Lite mengusung kamera ganda berteknologi kecerdasan buatan (AI). Efek bokeh yang dihasilkan terbilang ciamik.

Kamera belakangnya konfigurasi dari sensor kamera beresolusi 12MP + 5MP. Dua kamera  inilah yang membuat foto yang dihasilkan jadi ada efek bokeh di bagian latar belakang onjek fotonya. Untuk masuk ke sosmed seperti IG sih lebih dari cukup. Fitur AI dual camera juga handal di kondisi cahaya redup.

Oh mungkin ada di antara kalian ada yang suka selfie. Kamera depan Mi A2 Lite juga sudah saya coba. Tenang, kamera depan Mi A2 Lite ini juga cukup mumpuni untuk selfie-selfie kece loh!.

Kesimpulannya

Mi A2 Lite kini jadi smartphone pegangan saya sehari-hari. Saya sudah move on dari smartphone lama yang sudah usang. Pada akhirnya, Mi A2 Lite jadi pilihan, karena harganya yang terjangkau Rp2,499,000 untuk varian RAM 3GB dan Rp2,999,000 untuk versi RAM 4GB.

Value for money untuk sebuah smartphone berprosesor Qualcomm Snapdragon 625 terbilang layak saya referensikan ke pengguna lain. Ada dua versi yang Xiaomi tawarkan, yakni versi RAM 3GB dengan memori internal 32GB. Satunya lagi RAM 4GB dengan memori internal 64GB.

Di harga seperti itu, jarang saya bisa temukan spesifikasi serupa dengan value for money yang setara Mi A2 Lite juga. Di kelas harga yang sama, kinerja Mi A2 Lite masih yang terbaik.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: