Baterai AirPods Cepat Habis? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Baterai AirPods cepat habis? Kenali penyebabnya, mulai dari fitur ANC hingga konektor kotor, serta cara menghemat baterai tanpa harus ganti.
Apple AirPods. dok, Apple
Baterai Apple AirPods yang cepat habis kerap membuat pengguna khawatir perangkatnya mulai rusak dan harus diganti.
Padahal, berkurangnya waktu penggunaan tidak selalu menandakan kerusakan baterai. Ada sejumlah faktor yang bisa memengaruhi daya tahan AirPods, mulai dari kebiasaan pemakaian hingga kondisi tempat pengisian daya.
Dikutip dari Engadget, seperti perangkat elektronik lainnya, AirPods menggunakan baterai lithium-ion yang kapasitasnya akan menurun seiring waktu.
Secara umum, penurunan kapasitas yang cukup terasa dapat terjadi setelah sekitar 300 hingga 500 siklus pengisian daya, atau kurang lebih dua sampai tiga tahun penggunaan, tergantung pola pemakaian.
Namun, sebelum menyimpulkan baterai sudah aus, pengguna sebaiknya memeriksa terlebih dahulu perkiraan daya tahan baterai sesuai model AirPods yang dimiliki.
Sebagai contoh, Apple menyebut AirPods 4 dengan fitur active noise cancellation (ANC) mampu digunakan untuk mendengarkan audio hingga empat jam ketika ANC aktif.
Jika fitur tersebut dimatikan, waktu penggunaan dapat mencapai lima jam dalam kondisi pengujian tertentu.
Artinya, daya tahan baterai yang lebih singkat ketika fitur peredam kebisingan digunakan belum tentu menunjukkan adanya kerusakan.
Salah satu kebiasaan yang dapat membuat baterai AirPods lebih cepat terkuras adalah membiarkan earbud berada di luar kotak pengisian atau charging case setelah selesai digunakan.
AirPods masih dapat mengonsumsi daya ketika terhubung dengan perangkat lain atau sedang mencari koneksi.
Karena itu, menyimpan kembali kedua earbud ke dalam kotaknya setelah digunakan dapat membantu mengurangi konsumsi baterai yang tidak diperlukan.
Penggunaan fitur tambahan seperti ANC dan Spatial Audio juga berpengaruh terhadap konsumsi daya.
Kedua fitur tersebut memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih baik, tetapi membutuhkan energi tambahan.
Jika sedang berada di lingkungan yang tenang, pengguna dapat mempertimbangkan untuk mematikan ANC.
Begitu pula dengan Spatial Audio apabila fitur suara spasial tersebut tidak diperlukan.
Meski demikian, penghematan baterai dari penonaktifan fitur dapat berbeda-beda, bergantung pada model AirPods dan pengaturan yang digunakan.
Selain pengaturan perangkat, kebersihan kotak pengisian juga perlu diperhatikan.
Debu, serat kain, atau kotoran yang menumpuk pada titik kontak pengisian dapat menghambat proses pengisian baterai.
Akibatnya, AirPods mungkin terlihat sudah tersimpan dengan benar, tetapi salah satu atau kedua earbud tidak menerima daya secara optimal.
Pengguna dapat memeriksa persentase baterai masing-masing earbud melalui iPhone ketika AirPods berada di dalam kotak pengisian.
Jika terdapat perbedaan daya yang cukup besar antara earbud kiri dan kanan, kondisi konektor pengisian menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa.
Untuk membersihkan perangkat, gunakan kain lembut yang tidak meninggalkan serat.
Hindari penggunaan benda tajam atau keras untuk mengorek bagian konektor karena dapat merusak komponen pengisian.
Apple juga memberikan panduan pembersihan tertentu menggunakan kain yang sedikit dibasahi alkohol isopropil pada bagian kotak pengisian.
Cairan tidak boleh masuk ke port pengisian, dan perangkat harus benar-benar kering sebelum kembali digunakan.
Apabila AirPods masih mengalami masalah setelah dibersihkan, pengguna dapat mencoba mengatur ulang koneksi perangkat.
Caranya, masukkan AirPods ke dalam kotak pengisian, kemudian buka menu Pengaturan atau Settings di iPhone.
Masuk ke Bluetooth, pilih informasi AirPods, lalu tekan opsi Forget This Device atau lupakan perangkat ini.
Setelah itu, lakukan proses pengaturan ulang sesuai model AirPods yang digunakan dan sambungkan kembali perangkat ke iPhone.
Langkah tersebut dapat membantu mengatasi masalah koneksi atau perangkat lunak yang mungkin memengaruhi penggunaan.
Pengguna juga perlu memahami indikator baterai 100 persen tidak selalu berarti kapasitas baterai masih sama seperti ketika perangkat baru dibeli.
Seiring bertambahnya usia baterai, kapasitas penyimpanan energinya akan berkurang.
Karena itu, AirPods yang sudah digunakan selama beberapa tahun dapat menunjukkan angka baterai penuh, tetapi hanya mampu bertahan dalam waktu lebih singkat.
Untuk membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang, pengguna dapat memanfaatkan fitur Optimized Battery Charging pada model AirPods yang mendukungnya.
Fitur tersebut mempelajari kebiasaan pengisian daya pengguna dan membantu mengurangi waktu baterai berada dalam kondisi terisi penuh.
Pengaturannya dapat diperiksa melalui menu AirPods di iPhone, dengan ketersediaan opsi bergantung pada model perangkat.
Jika berbagai langkah tersebut tidak berhasil dan daya tahan baterai terus menurun, pengguna dapat menghubungi layanan resmi Apple untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Bagi pemilik AirPods yang memiliki perlindungan AppleCare+ dan memenuhi ketentuan layanan, Apple menyediakan servis baterai tanpa biaya tambahan apabila kapasitas baterai telah turun hingga kurang dari 80 persen dari kapasitas awal.
Dengan memahami penyebab baterai cepat habis dan melakukan perawatan yang tepat, pengguna berpeluang mempertahankan kenyamanan penggunaan AirPods lebih lama tanpa harus terburu-buru membeli perangkat baru.









