Terinspirasi dari ubur-ubur, robot ini bisa berenang sendiri

Tubuhnya yang mirip ubur-ubur ditutupi kulit karet yang lembut, dan menggabungkan empat mekanisme hubungan enam bar terpisah.

Terinspirasi dari ubur-ubur, robot ini bisa berenang sendiri Source: Science China Press via Engadget

Ubur-ubur bukan salah-satu hewan tercepat di lautan, namun mereka dapat berenang dengan cara yang sangat hemat energi. Dengan demikian dapat diterapkan oleh robot bawah air demi efisiensi energi. Dengan pemikiran tersebut, para ilmuwan asal China telah menciptakan robot ubur-ubur yang suatu hari nanti dapat menjelajahi kedalaman air laut secara otomatis.

Di dalam air, ubur-ubur sungguhan berenang dengan dorongan jet, melebarkan dan mengecilkan tubuh mereka yang berbentuk mirip lonceng untuk mendorong air keluar di belakangnya. Meski sebelumnya kita telah melihat robot bawah air yang meniru teknik ini, kebanyakan dari robot tersebut harus dihubungkan ke sumber daya yang terletak di permukaan dan /atau sistem kontrol. Dilansir dari New Atlas (6/8), para peneliti dari Akademi Ilmu pengetahuan China di Beijing untuk mengatasi situasi itu. Artinya robot ubur-ubur dapat berenang bebas tanpa batasan.


BACA JUGA

Andalkan AI, robot Exosuit bisa bantu orang berjalan dan berlari

Berkat AI, robot anjing ini jadi penurut

Peneliti kembangkan robot bawah air dengan integrasi komputer


Memiliki model mirip Aurelia aurita besar (atau ubur-ubur bulan), perangkat ini memiliki kepala kaku berbentuk lonceng bersama dengan tubuh silinder di bawahnya. Tubuh silindernya ditutupi kulit karet yang lembut, dan menggabungkan empat mekanisme hubungan enam bar terpisah.

Gerakan ke depan dilakukan dengan menekuk dan meluruskan mekanisme-mekanisme tubuh robot, menyebabkan tubuh mendorong air keluar saat mengembang dan berkontraksi. Selain itu, dengan menggerakkan dua beban yang terletak di rongga tubuhnya, robot ini dapat dikemudikan secara vertikal dan horizontal.

Para ilmuwan itu sekarang sedang mengembangkan software berbasis pembelajaran, yang akan memungkinkan robot untuk mempelajari gerakan sehingga menghasilkan perubahan arah. Dibantu oleh berbagai sensor, robot dapat bergerak melalui air sepanjang jalur yang diberikan sambil menghindari rintangan, tanpa kontrol manusia. Bahkan ia bisa membawa muatan kecil, seperti sensor lingkungan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: