sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
Rabu, 09 Jun 2021 09:45 WIB

Samsung kembangkan OLED fleksibel untuk wearable

Dikabarkan pula OLED yang dapat direnggangkan ini tetap dapat diandalkan dengan fleksibilitas hingga 30% selama pengujian.

Samsung kembangkan OLED fleksibel untuk wearable

Samsung baru saja mengembangkan teknologi layar fleksibel futuristik yang dapat digunakan sebagai perangkat wearable. Perangkat ini dikatakan mampu berfungsi sebagai fitness tracker (pelacak kebugaran), menggantikan smartwatch yang kebanyakan berukuran besar maupun smartband.

Para peneliti di Samsung Advanced Institute of Technology (SAIT) belum lama ini mengembangkan layar OLED yang dapat direnggangkan sehingga bisa diletakkan di pergelangan tangan pengguna. Perangkat ini menawarkan fitur pelacakan kebugaran.

Dilansir dari Gizmochina (6/9), layar OLED tersebut bahkan diinformasikan memiliki sensor detak jantung berbasis optik cahaya (PPG). Samsung mengklaim perangkat tersebut dengan “faktor bentuk kulit elektronik yang dapat direnggangkan”. Para peneliti SAIT telah menguji perangkat tersebut dengan memasangnya di pergelangan tangan dekat arteri radial.

Dalam pengujian, ditemukan bahwa gerakan pergelangan tangan tidak menurunkan kualitas layar. Selain itu, dikabarkan pula OLED yang dapat diregangkan ini tetap dapat diandalkan dengan pemanjangan hingga 30% selama pengujian. Sensor dan panel OLED juga cukup tahan lama untuk terus bekerja secara stabil bahkan setelah 1.000 kali peregangan. Peneliti SAIT berhasil “memodifikasi dan struktur elastomer, senyawa polimer dengan elastisitas dan ketahanan tinggi serta menggunakan proses manufaktur semikonduktor yang ada untuk menerapkannya pada substrat layar OLED yang dapat diregangkan dan sensor aliran darah optik”.

Samsung mengklaim bahwa ini adalah yang pertama untuk industri dan menambahkan bahwa OLED akan terasa seperti bagian dari kulit pengguna. Selain itu, bahkan akan mengukur data biometrik saat tidur atau berolahraga.

“Teknologi ini juga dapat diperluas unntuk digunakan dalam produk perawatan kesehatan yang dapat dipakai untuk orang dewasa, anak-anak, dan bayi, serta pasien dengan penyakit tertentu”, kata peneliti utama, Yongjun Yun. Sayangnya, perangkat fituristik ini masih dalam tahap awal pegembangan dan Samsung belum mengumumkan kapan akan diluncurkan secara komersial.

Share
×
tekid
back to top