Saking pintarnya, AI bisa bikin olahraga baru

AKQA menciptakan permainan dengan mamasukkan data pada 400 olahraga yang ada ke dalam neural network, yang kemudian menciptakan konsep dan aturan olahraga dasar.

Saking pintarnya, AI bisa bikin olahraga baru

Terdapat banyak sekali olahraga di dunia ini, seluruhnya merupakan ciptaan manusia. Tetapi baru-baru ini ada agensi desain bernama AKQA yang mengenalkan Speedgate. Ini adalah olahraga pertama yang dirancang oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI). Dilansir dari Engadget (15/4), olahraga ini memiliki enam tim pemain yang bersaing di lapangan dengan tiga gerbang terbuka.

Setelah pemain menendang bola melalui gerbang tengah, pemain tersebut dapat mencetak skor di salah satu gerbang akhir – lengkap dengan poin tambahan jika pemain memantulkan bola melalui gerbang. Pemain juga tidak dapat diam saja, karena bola harus bergerak setiap tiga detik.


BACA JUGA

Google Assistant uji coba kirim teks, kondisi layar terkunci

AI bisa deteksi deepfake hanya belajar dari foto

AI bisa pecahkan teka teki rubik dalam 1,2 detik


AKQA menciptakan permainan dengan mamasukkan data pada 400 olahraga yang ada ke dalam neural network. Kemudian menciptakan konsep dan aturan olahraga dasar. Sebagian besar dari konsep olahraga tersebut sangat tidak realistis, sehingga tim pengembang secara bertahap mengurangi karakteristik yang memenuhi syarat sampai ada tiga olahraga yang tersisa. Agensi tersebut bahkan mengandalkan AI untuk mengembangkan moto dan logo permainan.

Meski olahraga tersebut dibuat sebagai latihan untuk Design Week, mungkin suatu hari dapat menjadi olahraga yang serius. AKQA sedang berbicara dengan Oregon Sports Authority mengenai Speedgate. Kemungkinan Speedgate ada liganya di musim panas. Perusahaan mendorong orang lain untuk memulai liga mereka sendiri. Speedgate mungkin tidak akan menggantikan olahraga konvensional di hati para penggemar, tetapi ini adalah contoh bagaimana AI dapat berguna bahkan dalam bidang yang saat ini berpusat pada manusia, seperti olahraga.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: