Robot ini lancar berjalan di permukaan yang tidak rata

Software robot tersebut mendeteksi lingkungan sekitar dengan menggunakan sensor dan mengelompokkannya menjadi beberapa bagian.

Robot ini lancar berjalan di permukaan yang tidak rata Source: IHMC via Engadget

Ketika Boston Dynamics menciptakan robot Atlas pada 2013, robot ini dapat berjalan tetapi langkah-langkahnya harus ditentukan oleh operator manusia dan dinput melalui antarmuka pengguna. Sejak saat itu, robot telah mengalami peningkatan dan menunjukkan tingkat kelincahan yang lebih tinggi, tetapi masih memiliki kecenderungan untuk jatuh ketika berjalan. Kesulitan ini mereka alami, terutama ketika permukaan tidak rata. Sulit bagi robot untuk mengira-ngira di mana menempatkan kakinya agar dapat seimbang.

Ada sebuah software baru dari Institute for Human and Machine Cognition (IHMC) yang memungkinkan Atlas berjalan dengan instruksi manusia. Dilansir dari Engadget (5/7), software tersebut mendeteksi lingkungan sekitar menggunakan sensor robot dan mengelompokkannya menjadi beberapa bagian. Setiap bagian kemudian diinterpretasikan ke dalam serangkaian poligon untuk membuat model lingkungan, sehingga robot dapat merencanakan setiap langkahnya dari titik awal ke tujuannya.


BACA JUGA

Teknologi serat robot bisa bantu ciptakan kaki tiruan canggih

Berkat AI, ilmuwan asal Jepang bisa buat robot dari ranting pohon

Robot ini bisa menjelajah dalam air secara otomatis


Cara itu berarti Atlas dapat menangani medan tidak rata di antara ruang sempit. Robot dengan sistem seperti ini penting untuk tujuan membantu di daerah bencana, di mana puing-puing yang jatuh bagi layanan penyelamatan tradisional untuk mendapatkan akses.

Robot lain yang dikembangkan oleh Johnson Space Center NASA, yang disebut Valkyrie, memiliki trik yang sama, hanya merencanakan beberapa langkah ke depan ketika bergerak. Ini berarti ia dapat beradaptasi dengan perubahan di jalur atau tujuannya dengan sangat cepat.

Menggabungkan dua wawasan dari Atlas dan Valkyrie, kini robot bisa berjalan di tanah yang datar, melangkahi batu-batu, tangga dan tumpukkan balok batu. Sepertinya robot bisa bertindak sebagai responden pertama dan mengirimkan paket lebih cepat dari yang kita duga.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: