Robot ini bisa petik buah raspberry segar dengan sempurna

Buah matang dapat diteteksi oleh sistem kamera robot, lalu kedua tangan pemetiknya menjangkau ke semak-semak, dengan hati-hati mengambil dan mencabut raspberry.

Robot ini bisa petik buah raspberry segar dengan sempurna

Perusahaan yang bergelut di bidang robot, Fieldwork Robotics, mengumumkan telah berhasil melakukan uji coba awal dari robot pemetik buah raspberrry. Jika berhasil secara lancar dan dikomersialkan, sistem ini dapat membantu mengakali kekurangan pemetik buah di Inggris.

The Guardian melaporkan, pekerja musiman Eropa Timur yang merupakan mayoritas pemetik buah di Inggris merasa jauh lebih diterima di negara-negara Eropa daratan seperti Jerman daripada Old Blighty, yang dapat berarti tanaman membusuk di kebun.


BACA JUGA

ROBOpilot bikin pesawat tua layaknya punya sistem otonom

Andalkan AI, robot Exosuit bisa bantu orang berjalan dan berlari

Berkat AI, robot anjing ini jadi penurut


Dilansir dari New Atlas (30/5), berkat pengembangan yang berkelanjutan dari Dr. Martin Stoelen di University of Plymouth School of Computing, tenaga kerja robot bisa segera disebarkan di kebun sebagai gantinya.

Fieldwork Robotics dibentuk untuk mengkomersialkan teknologi ini, yang pada awalnya terbukti dengan memanen raspberry. Memetik buah itu dianggap sangat menantang karena lebih mudah rusak daripada buah-buah lunak lain, ditambah dengan distribusi yang tidak merata pada semak-semak tempat ia tumbuh. Idenya di sini adalah bahwa jika sistem panen robot dapat memetik raspberry, maka seharusnya dapat disesuaikan dengan panen buah dan sayuran lainnya.

Dengan purwarupa ini, buah matang dapat diteteksi oleh sistem kamera robot, lalu kedua tangan pemetiknya menjangkau ke semak-semak, dengan hati-hati mengambil dan mencabut raspberry, kemudian ditaruh ke wadah sebelum memetik buah lainnya.

Sebuah perkebunan di Sussex Baret mendaftar untuk menempatkan sistem panen robot pada bulan Agustus 2018, dan uji coba lapangan awal sekarang telah selesai. Fieldwork Robotics kini akan menggunakan data yang dikumpulkan untuk mengubah sistem purwarupa sebelum terlibat lebih banyak uji coba lapangan akhir tahun ini, menjelang potensi komersialisasi pada tahun 2020.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: