Computex 2019

Ragam software baru dan produk AI curi perhatian di  Computex 2019

Tidak hanya jago mengembang hardware,Qnap, brand NAS asal Taiwan ini juga tengah mengembangkan software kecerdasan buatan mereka sendiri.

Di pembahasan tim tek.id sebelumnya, kami menyempatkan diri untuk berkunjung ke booth Qnap. Ternyata, selain memiliki banyak hardware baru, banyak juga pembaruan software yang mereka pamerkan ke pengunjung di ajang Computex 2019.

Menariknya, perhatian saya adalah pembaruan beberapa aplikasi Qnap yang memiliki banyak kemampuan baru. Pertama adalah QuMagie 1.1. Bisa dibilang, QuMagie merupakan reinkarnasi dari QPhoto. Aplikasi ini sama-sama melakukan organisir foto yang ditransfer para pengguna NAS Qnap dari penyimpanan eksternal ke dalam NAS.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Nvidia, GM, dan Toyota berkolaborasi demi mobil otonom

Sistem AI dari MIT-IBM bisa kenali konten video lebih cepat

Sistem AI dari MIT-IBM bisa kenali konten video lebih cepat


Software terbaru adalah pemanfaatan AI yang lebih canggih. Selain dapat memilah foto sesuai kategori, seperti orang, tempat, makanan, hewan, dan lainnya, aplikasi ini sekarang memiliki kemampuan tambahan lain.

QuMagie kini dapat melihat metadata foto dan mengambil informasi dari gambar. Informasi yang didapat pun tak main-main, mulai dari waktu pengambilan, perangkat apa yang digunakan, lensa apa yang digunakan, dimana foto tersebut diambil, dan lainnya.

Pengguna juga dapat menandai orang yang ada di dalam foto. Jadi, mereka dapat mencari foto dari satu orang dengan hanya mengetik namanya. Mereka juga bisa mencari foto yang diambil di lokasi tertentu atau menggunakan perangkat tertentu.

Kemampuan pengguna untuk mengorganisir juga dapat ditingkatkan jika mereka mengkombinasikannya dengan aplikasi QSirch 4.1. Aplikasi ini memiliki banyak kemampuan baru, termasuk mencari keyword. Pencarian keyword ini bukan hanya dari nama file saja, bahkan kemampuannya mencari keyword sampai mampu mencari ke dalam dokumen atau PDF sekaligus.

Pengguna juga dapat mencari foto dengan data tertentu, seperti waktu pengambilan, lokasi dan lainnya karena aplikasi ini terkoneksi dengan QuMagie.

Mengorganisir file dan foto juga saat ini semakin mudah. Dengan pembaruan QFiling 2.3 pengguna dapat memindahkan dan menamai data baru mereka dalam beberapa klik saja. Hal ini bisa terjadi karena dalam pembaruan ini, Qnap memberikan kemampuan NAS kemampuan untuk memindahkan, membuat folder, dan menamai file secara otomatis.

Ada juga dua fitur surveillance baru, yang bernama QVR Face dan QVR Pro. Kedua aplikasi ini dapat membuat NAS Qnap bukan sekedar perangkat penyimpanan video CCTV saja, melainkan menambahkan fitur lainnya.

Di QVR Pro, pengguna dapat melakukan import denah rumah atau kantor dengan file format tertentu. Setelah di import, para pengguna dapat meletakkan CCTV mereka secara manual di denah yang sudah mereka import sebelumnya.

Cara meletakkan CCTV di tempat seharusnya pun sangat mudah. Pengguna tinggal menarik ikon CCTV dan nama yang bersangkutan ke dalam peta. Setelah diletakkan, pengguna dapat mengaksesnya dengan sangat mudah.

Sedangkan QVR Face memiliki fitur yang lebih menarik. Aplikasi ini dapat melakukan pemindaian wajah melalui CCTV yang terhubung dengan NAS Qnap. Oh iya, selain dapat mengenali wajah, aplikasi ini juga dapat "meramal" umur dari seseorang yang lewat.

Belum lagi, pengguna dapat menyimpan wajah dari penghuni rumah atau pegawai kantor. Jadi, saat ada orang yang tak dikenal, aplikasi ini dapat memberi tahu para pengguna, ada orang yang tak dikenal terdeteksi dalam pengawasan mereka.

Bagi Anda yang merupakan pekerja yang senang melakukan conference call, Qnap juga memiliki aplikasi khusus bernama AfoMeter. Mereka bekerjasama dengan Skypee untuk membuat conference call lebih interaktif.

Pengguna dapat melihat total 8 layar sekaligus, dengan perangkat NAS Qnap dengan dua kabel HDMI. Jadi, per HDMI, pengguna dapat menampilkan sampai empat layar.

Selain dapat menampilkan video, pengguna juga dapat menampilkan hasil tampilan peramban, membagikan foto atau file, membagikan video, dan beberapa tampilan lain.

Ingin memiliki robot asisten di rumah? Qnap juga punya solusinya. Adalah AfoBot II robot asisten mini milik Qnap.

Beberapa fitur unggulan ada di AfoBot II. Salah satunya adalah dapat melakukan atau menerima panggilan dari perangkat yang sudah terhubung dengan AfoBot II selama masa setup di awal.

AfoBot II juga memiliki fitur face tracking. Misalnya, Anda tengah melakukan video call dengan anak di rumah, AfoBot dapat mengikuti sang anak meskipun mereka berlarian ke mana-mana. Ada juga kemampuan untuk memutar video YouTube tanpa iklan yang mengganggu.

Bagi Anda yang merupakan developer AI, Qnap juga memiliki solusinya. Adalah TX 2888X sebuah NAS monster yang dimiliki oleh Qnap. Hal ini dikarenakan NAS ini menggunakan prosesor Intel Xeon W dengan dukungan hingga 4 GPU, untuk melakukan akselerasi pembelajaran mesin menggunakan NAS tersebut 

Setelah AI diajari apa yang dibutuhkan pengguna, mereka dapat mengekspornya ke perangkat lain. Oh iya, para pengguna juga dapat menggunakan expansion card milik Intel yakni, Intel Mustang. Tapi, saat ini hanya beberapa NAS saja yang mendukung teknologi tersebut.

Gimana sahabat Tek.id? Banyak bukan pembaruan piranti lunak dan teknologi ciamik Qnap yang hadir di ajang Computex 2019?

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: