Lebah robot Harvad bisa terbang sendiri berkat panel surya

Sel surya robot menghasilkan listrik sebesar 5 volt dan transformator kecil mengubahnya menjadi 200 volt listrik.

Lebah robot Harvad bisa terbang sendiri berkat panel surya Adam DeTour/Nature

Robot lebah versi baru Harvard, RoboBee X-Wing, dilengkapi dengan empat sayap dan dapat terbang sendiri tanpa sumber energi. Para peneliti dari Laboratorium Microrobotics Harvard telah mengembangkan RoboBee dengan membuatnya lebih kecil dan ringan serta tambahan fitur lainnya.

Dilansir dari Engadget (27/6), robot ini hanya berbobot seperempat dari klip kertas. Pada bodi mungilnya terdapat enam sel surya kecil, artinya ia mengandalkan sinar matahari.


BACA JUGA

Teknologi serat robot bisa bantu ciptakan kaki tiruan canggih

Berkat AI, ilmuwan asal Jepang bisa buat robot dari ranting pohon

Robot ini bisa menjelajah dalam air secara otomatis


Sel surya robot menghasilkan listrik sebesar 5 volt, dan transformator kecil di dalamnya kemudian mengubahnya menjadi 200 volt listrik. Tegangan tersebut menyebabkan aktuator piezoelektrik lebah menekuk dan berkontraksi seperti otot-otot serangga asli sehingga bisa mengepakkan sayap.

Meski tidak membutuhkan sumber energi bawaan, X-Wing masih belum dapat digunakan dalam misi nyata. Ia memerlukan cahaya tiga kali intensitas matahari untuk dapat menghasilkan daya yang dibutuhkan. Selain itu, robot tidak berfungsi jika tidak ada cahaya langsung dan hanya bisa terbang beberapa detik saat pengujian. Para peneliti perlu menyempurnakannya dengan solusi penyimpanan daya sehingga dapat terbang dalam gelap.

Tim kini bekerja pada versi 25 persen lebih besar dan dapat memanfaatkan daya dari sumber cahaya 1,5 kali lipat sinar matahari. Tampaknya mereka nantinya akan mengetahui cara memberi RoboBee kemampuan untuk memanfaatkan daya dari sinar matahari dalam keseharian dan untuk menyimpanan energi untuk digunakan nanti.

Robot bersayap lebih gesit jika dibandingkan dengan robot yang menggunakan baling-baling. Mereka juga lebih aman karena tidak merusak benda yang bersentuhan dengannya. Jika para peneliti Harvard dapat menemukan cara untuk membuat RoboBee terbang di dalam kegelapan, kemungkinan bisa menjadi robot yang sempurna untuk operasi pencarian dan penyelamatan, atau eksplorasi lingkungan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: