Kamu bisa rasakan apa yang disentuh tangan robot ini

Menggunakan robot ini, pengguna dapat mengoperasikan tangan robot dari jauh serta merasakan apa yang disentuhnya.

Kamu bisa rasakan apa yang disentuh tangan robot ini Source: Shadow Robot Company via New Atlas

Mengendalikan tangan robot dari jarak jauh merupakan hal yang sudah banyak dilakukan. Tetapi merasakan apa yang sentuh tangan robot tersebut adalah sebuah hal yang belum pernah ada. Dilansir dari New Atlas (8/6), teknologi seperti itu telah dipamerkan di Amazon re: MARS Tech Showcase yang memanfaatkan teknologi dari tiga perusahaan terpisah.

Inti konfigurasi tersebut adalah dua Dexterous Hands yang dipasang di lengan robot hasil garapan Shadow Robot Company asal Inggris. Tangan robot ini mampu melakukan 24 gerakan dan dilengkapi 129 sensor untuk mendeteksi faktor-faktor seperti posisi, kekuatan dan tekanan. Sistem ini mampu menampung barang dengan bobot hingga 5 kg.


BACA JUGA

Andalkan AI, robot Exosuit bisa bantu orang berjalan dan berlari

Berkat AI, robot anjing ini jadi penurut

Peneliti kembangkan robot bawah air dengan integrasi komputer


Pada demonstrasi, tangan tersebut juga dilengkapi sensor sentuhan BioTac yang diproduksi oleh perusahaan yang menjadi bagian dari University of Southern California, SynTouch. Setiap sensor menggabungkan kulit yang lembut dan fleksibel dengan tonjolan mirip sidik jari. Saat kulit bergerak melintasi permukaan, getaran yang dihasilkan oleh area sensor beresonansi melalui cairan dan dideteksi oleh mikrofon terintegrasi. Ini memungkinkan sensor untuk mengenali tekstur, ditambah lagi juga dapat merasakan suhu.

Dexterous Hands yang dilengkapi BioTec dikendalikan dari jarak jauh oleh pengguna yang memakai sepasang sarung tangan berbasis haptic feedback yang dibuat oleh HaptX. Dengan memanfaatkan teknologi pelacak gerak, sarung tangan ini mampu merasakan gerakan tangan dan jari-jari pemakainya. Ia juga mengandalkan 130 sensor sentuhan mikrofluida untuk memberikan rasa sentuhan dengan secara selektif menekan kulit.

Ketiga produk tersebut digabungkan dalam sebuah proyek yang didanai oleh maskapai penerbangan All Nippon Airways. Dalam pengujian sebelumnya baru-baru ini, pengguna mengenakan HaptX di California berhasil mengetik menggunakan Dexterous Hands pada keyboard komputer yang berlokasi di London. Kemungkinan pengaplikasian di masa mendatang mencakup operasi yang dilakukan dari jarak jauh, pembuangan bom, atau teknik laut dalam.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: