AI sudah bisa hilangkan noise dan watermark di foto

I yang dikembangkan oleh Nvidia ini bisa menghapus noise dan watermark yang menempel di sebuah foto digital

AI sudah bisa hilangkan noise dan watermark di foto

Memotret dalam pencahayaan yang kurang terang terang dapat menampilkan hasil yang terlalu banyak gangguan noise untuk dicetak atau hanya disimpan di dalam memori. Software pemroses mutakhir pada beberapa smartphone dan kamera dapat agak menghilangkan gangguan tersebut. Dilansir dari ExtremeTech (10/7), ada sebuah proyek baru dari Nvidia, MIT, dan Aalto University yang mengandalkan Artificial Intelligence (AI) untuk membetulkan gangguan noise tingkat tinggi. bahkan jika sistem “Noise2Noise” yang dikenmbangkan kali ini belum pernah melihat gambar sebelumnya, ia dapat menghilangkan gangguan noise agar menghasilkan foto yang mirip aslinya.

Menggunakan teknologi neural network, Noise2Noise dapat ‘diajarkan’ menggunakan data yang banyak. Tim tersebut menggunakan 50.000 gambar dari database ImageNet, yang berisikan dengan gambar beresolusi tinggi dan jelas. Tentu saja, AI tersebut harus melihat gambar dengan gangguan noise agar mengerti cara menghilangkan gangguan noise-nya. Jadi, tim tersebut sengaja menambahkan noise ke gambar dan menggunakannya untuk melatih algoritma pada Noise2Noise.

Nvidia berkontribusi menyumbangkan GPU Tesla P100 untuk menjalankan pelatihan neural network dengan kerangka machine learning TensorFlow bertenaga cuDNN. Teknologi neural network tersebut telah disesuaikan hingga mampu menangani gangguan noise dan menghadirkan sesuatu yang hampir sama dengan gambar aslinya. Pengujian yang sebenarnya adalah bagaimana teknologi tersebut menangani gambar-gambar baru yang belum pernah dilihatnya. Tim melaporkan bahwa Noise2Noise dapat menghapus tampilan gangguan artefak dan noise dengan akurasi tingkat tinggi.

Para peneliti menunjuk ke beberapa kemungkinan aplikasi untuk Noise2Noise. Fotografi dalam kondisi cahaya remang mungkin adalah salah satu yang akan membuat dampak langsung terhadap kepentingan fotografi. Anda dapat memroses foto dengan gangguan noise menggunakan Noise2Noise sehingga terlihat jauh lebih baik.

Astrophotography sering melibatkan kecepatan shutter yang sangat panjang, ini dapat menyebabkan foto dengan gangguan noise tinggi. Gambar Magnetic Resonance Imaging (MRI) juga mengalami masalah noise yang sama, dan tim menguji Noise2Noise untuk membersihkannya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: