sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
Rabu, 20 Mei 2020 13:14 WIB

Pixar lahir dari kegagalan Marvel pada film Howard the Duck

Kegagalan Howard the Duck melahirkan Pixar yang sekarang namanya tidak asing lagi di industri perfilman.

Pixar lahir dari kegagalan Marvel pada film Howard the Duck
Source: ScreenRant

Lahirnya film Howard the Duck bukanlah momen membanggakan bagi Marvel. Film yang pertama kali ditayangkan pada tahun 1986 itu merupakan kegagalan terbesar bagi Marvel. Film solo tersebut diadaptasi dari salah satu karakter teraneh di komik marvel dengan nama yang sama. Namun, kegagalan inilah yang melahirkan sebuah studio yang kini namanya melalang buana di industri perfilman yakni Pixar.

Disutradarai oleh Willard Huyck, Howard the Duck diperankan oleh dua aktor sekaligus, yaitu Ed Gale dan Jordan Prentice. Suaranya yang unik diisi oleh Chip Zien. Howard the Duck berasal dari planet Duckworld, dan saat itu mendarat di Cleveland. Di sana ia bertemu rocker Beverly (Lea Thompson) yang kemudian menjadi sahabatnya dan dikenalkan kepada Phil (Tim Robbins), yang bekerja dengan Dr. Jenning (Jeffrey Jones). Ia berusaha mengirim Howard kembali ke planetnya, namun justru roh jahat yang dipindahkan ke dalam tubuhnya.

Salah satu adegan di film Howard the Duck

Entah karena buruknya kualitas animatronik dari film atau hal lainnya, Howard the Duck tidak menghasilkan finansial yang baik, bahkan kritis. Di sisi lain, film yang membawa bencana bagi Marvel ini, justru memberikan warisan pada jejak sejarah terbentuknya Pixar.

Terbentuknya Pixar berkat Howard the Duck

Berawal dari kesuksesannya pada film American Graffiti, sutradara George Lucas – yang juga penulis Star Wars - tertarik untuk mengadaptasi Howard the Duck ke layar lebar melalui studionya yang saat itu bernama Industrial Light & Magic studio. Proyek ini dipegang langsung oleh sebuah divisi di dalam studio tersebut yakni The Graphics Group yang berencana membuatnya versi animasi. Namun, Universal Studio yang saat itu membutuhkan film untuk ditayangkan pada musim panas, mengurungkan rencana animasi tersebut dan membuatnya menjadi film live-action.

Howard kemudian dibuat dengan animatronik dan boneka serta kombinasi cerita yang kurang bagus. Lucas yang saat itu sedang berjuang secara finansial pasca perceraian dan pembuatan Skywalker Ranch, tidak dapat menguatkan Howard the Duck sehingga karakter tersebut mengalami kegagalan untuk kali keduanya. Lucas pun harus menjual sebagian asetnya, termasuk The Graphics Group. Beruntung, The Graphics Group dibeli oleh orang yang tepat yakni Steve Jobs, setelah meninggalkan Apple. Beberapa waktu kemudian, Jobs mengganti nama divisi tersebut menjadi Pixar dan berjalan baik hingga saat ini.

Film pertama yang digarap Pixar pada tahun 1994 adalah Toy Story. Film yang kini menjadi waralaba besar ini merupakan film animasi komputer pertama di dunia hiburan. Jadi, meskipun Howard the Duck memberikan dampak negatif kepada mereka yang terlibat, khususnya para pemeran, sesuatu yang baik lahir dari sana. Apabila tidak ada Howard the Duck, tidak ada Pixar, maka industri perfilman mungkin tidak akan menjadi seperti sekarang.

Logo pertama Pixar dan sekarang

Share
back to top