Menteri UMKM : Grab, Ojol, dan UMKM Harus Dijaga sebagai Satu Ekosistem
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut platform, ojol, dan UMKM merupakan satu ekosistem yang saling menguntungkan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam peluncuran program Grab untuk Indonesia. tek/Alip
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan kemitraan antara platform digital, mitra ojek online (ojol), dan pelaku UMKM harus dijaga sebagai satu ekosistem utuh.
Hal tersebut disampaikan dalam peluncuran program Grab untuk Indonesia, inisiatif senilai Rp100 miliar yang digagas Grab Indonesia.
Menurut Maman, ekosistem transportasi online tidak bisa dipandang secara terpisah. Platform, mitra pengemudi, dan merchant UMKM saling bergantung satu sama lain.
“Kita harus melihat ini sebagai satu ekosistem utuh yang terdiri dari tiga pihak: Grab, ojol, dan Merchant UMKM. Grab tidak bisa bertahan tanpa ojol, ojol tidak bisa bertahan tanpa Grab, dan keduanya membutuhkan merchant UMKM,” ujar Maman.
- Grab Luncurkan Program Rp100 Miliar untuk Mitra Pengemudi, Hadirkan BPJS Gratis hingga BHR 2026
- Grab Tawarkan Solusi Pemasaran Terintegrasi Hadapi Pola Konsumsi Ramadan yang Kian Terfragmentasi
- Grab Ungkap Perubahan Pola Makan dan Belanja Warga Indonesia dalam layanan Pesan-Antar
- Grab Luncurkan Program Eatfluencer di Grab Discover, Ajak Foodies Jadi Kreator Kuliner dan Dukung UMKM Lokal
Maman menilai model kemitraan yang diterapkan platform digital memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki sistem ketenagakerjaan formal.
Karena itu, ia secara pribadi tidak sepakat jika mitra ojol dijadikan tenaga kerja formal.
“Saya secara pribadi meyakini bahwa konsep kemitraan adalah yang terbaik karena adanya fleksibilitas waktu. Saya tidak setuju jika ojol dijadikan tenaga kerja formal karena mereka akan terikat sistem ketenagakerjaan yang kaku,” katanya.
Menurutnya, fleksibilitas tersebut justru membuka peluang bagi banyak orang untuk tetap produktif, baik bagi pekerja yang memiliki pekerjaan utama maupun pelaku usaha mikro yang mengemudi di sela-sela aktivitas usahanya.
Maman juga mengajak mitra pengemudi untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana meningkatkan kualitas hidup.
Ia menegaskan pemerintah tidak melepas tanggung jawab terhadap keberlangsungan kesejahteraan pekerja sektor informal.
“Teman-teman ojol, jadikanlah Grab sebagai sarana dan mitra untuk mengejar kehidupan yang lebih baik. Kami di Kementerian UMKM bersama BPJS dan Grab berkomitmen untuk memastikan hidup teman-teman lebih baik lagi ke depannya,” tegas Maman.









