Film James Bond terbaru kini telah mendapatkan judul

Kini Bond 25 telah mendapatkan judul yang disebut "No Time to Die", yang akan kembali menampilkan Daniel Craig sebagai agen mata-mata legendaris.

Film James Bond terbaru kini telah mendapatkan judul Source: BGR.com

Kini film James Bond terbaru akhirnya telah memiliki judul. Dilansir dari Variety (20/8), film ke-25 dalam seri aksi mata-mata ini akan diberi judul "No Time to Die". Kabarnya film ini akan menampilkan Bond (diperankan oleh Daniel Craig) yang telah meninggalkan pekerjaannya sebagai agen dan menikmati kehidupan yang tenang di Jamaika. Namun kedamaiannya tersebut berakhir, ketika teman lamanya Felix Leither dari CIA muncul dan meminta bantuan. 

Bond dalam film terbarunya akan memiliki misi untuk menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik, namun ternyata hal tersebut jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan. Ini akan membawa Bond ke jejak penjahat misterius yang dipersenjatai teknologi baru yang berbahaya.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Film pendek Jurassic World akan jadi pembuka sekuel ketiga mendatang

Ernie Hudson akan kembali bermain film Ghostbusters terbaru

Syuting film Mortal Kombat dimulai


Selain soal alur cerita dan judul, No Time To Die juga akan diarahkan oleh sutradara baru. Cary Fukunaga didapuk untuk mengambil alih tugas sutradara dari Danny Boyle. 

Hengkangnya Danny Boyle dari proyek James Bond karena terdapat perbedaan kreatif. Kepergian Danny sempat memengaruhi penundaan rilis film, dari bulan Oktober 2019 menjadi bulan April 2020 mendatang. Sementara itu Rami Malek, Lea Seydoux, Ana De Armas, dan Lashana Lynch juga telah disebutkan akan turut membintangi sekuel ke-25 ini. 

Selain itu, Barbara Broccoli dan Michael G. Wilson juga bertugas memproduksi film. Sedangkan Fukunaga akan ikut menulis skenarionya bersama Scott Z. Burns dan Phoebe Waller-Bridge. Dua sekuel Bond sebelumnya, Skyfall dan Spctre telah menjadi sekuel berpenghasilan tertinggi dalam waralaba James Bond dengan masing-masing meraup pendapatan USD1,1 miliar (Rp15,6 triliun) dan USD880 juta (Rp12,5 triliun).

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: