Escape Room, temukan petunjuk atau mati dalam permainan

Semakin lama mereka menemukan petunjuk dan memecahkan teka-tekinya, semakin kejam penderitaan yang akan mereka rasakan.

Escape Room, temukan petunjuk atau mati dalam permainan source image: Youtube

Enam orang terpilih mendapat kesempatan meraih hadiah USD10 ribu (Rp141 juta). Mereka diantaranya  Zoey Davis (Taylor Russell), Ben Miller (Logan Miller), Amanda Harper (Deborah Ann Woll), Mike Nolan (Tyler Labine), Jason Walker (Jay Ellis) dan Danny Khan (Nik Dodani). Syaratnya, mereka harus mampu memecahkan teka-teki, menemukan petunjuk, bertahan hidup dan keluar dari permainan "Escape Room".

Escape Room sendiri adalah konsep gim reality show, yang mengunci sekelompok orang di dalam ruangan. Pemain bisa lolos dari gim ini, setelah membongkar teka-teki di dalam ruangan terkunci tersebut. Konsep permainan ini pertama kali muncul di Jepang tahun 2007 silam dan populer di dunia hingga ke Indonesia sampai sekarang.


BACA JUGA

Lionsgate bakal garap film prekuel Hunger Games

Prediksi, Men in Black: International diperkirakan kurang laku

Umbrella Academy 2 mulai diproduksi


Kendati begitu, dalam film Escape Room, sensasinya berlipat, berikut juga tantangan dan risiko yang harus dihadapi pemain. Bak "Penghuni Terakhir" yang tinggal dalam ruang yang sama, mereka harus berkolaborasi menemukan petunjuk agar bisa keluar dari ruang yang penuh tantangan. Semakin lama mereka menemukan petunjuk dan memecahkan teka-tekinya, semakin kejam penderitaan yang akan mereka rasakan.

Setiap ruangan dilengkapi kamera pengintai (CCTV) guna memantau pergerakan keenam peserta itu. Menariknya, rekam jejak setiap peserta telah diketahui secara detil oleh penyelenggara. Alhasil tantangan yang harus mereka lalui benar-benar nyata, disesuaikan dengan kisah hidup mereka sebelumnya.

Escape Room

Alih-alih ada opsi bantuan atau jeda layaknya program televisi, mereka yang masuk di Escape Room tak memiliki alternatif lain selain memecahkan teka-teki dan keluar dari ruangan itu. Bahkan dalam keadaan sangat darurat, hingga terancam mati. Sang pemilik program acara itu tak mempedulikannya. Mereka dibiarkan mati begitu saja.

Zoey, si cerdas yang tak begitu pede di depan publik, berperan sebagai pemeran utama film ini. Berkali-kali logikanya mampu memecahkan teka-teki hingga pintu ruangan lainnya terbuka dan tantangan terlalui. Sayangya, bukan berarti tantangan di ruangan selanjutnya bisa ia lewati bersama lima rekannya. Sejumlah tantangan pengancam hidup, harus mereka hadapi.

Meski cover film-nya mirip film horor, Escape Room sebenarnya bukanlah film horor, seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Film ini masih sangat layak dinikmati, bagi Anda yang tak memiliki nyali menonton film horor. Bisa dibilang film ini mengusung genre horror-thriller. Pasalnya, Escape Room menyajikan kejutan-kejutan yang cukup membuat saya kaget.

Alur ceritanya yang mengalir dan memancing saya untuk turut berpikir, membuat saya sangat menikmati setiap scene yang disuguhkan. Belum lagi konflik di antara peserta yang membuat setiap adegan layak disimak dengan seksama.

Secara keseluruhan, film ini layak direkomendasikan. Apalagi, visualnya disajikan begitu tertata. Setiap ruang yang penuh misteri dalam film ini dirancang begitu rapi, mulai dari ruang berapi hingga ruang bersalju. Film garapan Sony Pictures ini tampaknya masih akan berlanjut. Diakhir film ditunjukkan sang pemilik acara tengah merancang tantangan baru yang tak kalah mengerikan, guna menyambut peserta yang mampu bertahan dan memecahkan teka-teki Escape Room. Film Escape Room selengkapnya bisa Anda simak di bioskop kesayangan Anda.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: