sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
Jumat, 18 Des 2020 15:12 WIB

Daftar film underrated yang layak masuk Oscar

Tidak lama lagi Oscar akan menyelenggarakan ajang penghargaan tahunannya. Berikut daftar film underrated yang layak menerima penghargaan Oscar.

Daftar film underrated yang layak masuk Oscar
Source: Tek.id via Netflix

Akhir tahun merupakan jadwal ajang penghargaan seperti Oscar mengeksplor industri perfilman. Mereka mencari-cari film yang paling banyak dibicarakan di kalangan penonton dari berbagai sisi. Namun, hal ini menjadi keterbatasan bagi film underrated untuk masuk ke dalam kategori nominasi dari ajang penghargaan yang kabarnya akan diselenggarakan pada 28 Februari 2021. Sebagai informasi, film underrated adalah film yang menuai banyak kritik negatif dari para kritikus atau film yang dipandang sebelah mata.

Untuk memancing para penggagas ajang penghargaan film, berikut Tek.id bagikan daftar film underrated yang layak menerima penghargaan Oscar.

Farewell Amor (IFC Films)

Berkisah tentang Ekwa Msangi yang bersatu kembali dengan keluarganya setelah 17 tahun berpisah. Film ini menampilkan pemeran yang tidak terlalu banyak tersorot namun penampilannya paling menonjol, yaitu Jayme Lawson.

Happiest Season (Hulu)

Bergenre komedi romantis, Herself diperankan oleh Kristen Stewart. Film ini bercerita tentang Abby (Kristen Stewart) yang berniat melamar kekasihnya, Harper (Mackenzie Davis). Abby pun bertandang ke keluarga kekasihnya itu, namun Harper hanya mengenalkannya sebagai teman.

Herself (Amazon Studios)

Ditulis dan diperankan sekaligus oleh Clare Dunne, Herself mengisahkan seseorang yang bertahan hidup dalam kekerasan rumah tangga. Kemampuan akting Dunne memerankan sosok Sandra berhasil menghubungkan penonton dengan isi cerita.

I’m Thinking of Ending Things (Netflix)

Film ini disutradarai oleh Charlie Kaufman yang sebelumnya berhasil memenangkan Oscar untuk skenario film “Eternal Sunshine of the Spotless Mind”. Pada film yang satu ini, Kaufman kemungkinan bisa menerima penghargaan yang sama dengan bantuan Jessie Buckey dan Jesse Plemons dalam memerankan pasangan Cindy dan Jake.

The Invisible Man (Universal Picture)

Ini mungkin merupakan film terakhir yang ditonton di bioskop sebelum pandemi melanda. Film thriller horor yang disutradarai Leigh Whannell ini berhasil membuat penontonnya takjub dengan alur cerita dan atmosfer menegangkan selama film diputar.

I Carry You With Me (Sony Pictures Classics)

Percampuran antara naratif dan dokumenter ini merupakan penggambaran murni oleh Heidi Ewing tentang dua pria di Meksiko yang saling jatuh cinta. Untuk mendapatkan kebebasan bercintanya, mereka pergi ke Amerika Serikat.

Never Rarely Sometimes Always (Focus Features)

Film besutan Eliza Hittman ini menceritakan kisah hidup seorang remaja bernama Autumn Callahan (Sidney Flanigan) yang berubah semenjak ia berupaya melakukan aborsi. Film ini bahkan menerima penghargaan dari Festival Film Internasional Berlin 2020 sebagai pemenang Silver Bear Grand Jury Prize.

Onward (Pixar)

Sebelumnya, Pixar telah berhasil dalam kategori Best Picture dengan “Toy Story 3”. Ini memberikan dampak baik pada karya animasi selanjutnya, yaitu Pixar yang sempat membuat hanyut penonton karena animasinya yang tidak main-main.

Share
×
tekid
back to top