Belajar internet positif lewat video mesum Hanna Annisa

Kita terlalu "kepo" dengan isu-isu video mesum dan melupakan banyak hal-hal positif di sekitar kita.

Hanna Annisa jadi buah bibir warganet seluruh Indonesia. Perempuan ini menjadi bahan pembicaraan warganet karena skandal video mesumnya yang tersebar di media sosial.

Betapa mudahnya warganet menelan isu Hanna Annisa, berita yang tidak terlalu penting. Padahal, ada banyak berita dan peristiwa penting yang jauh lebih positif daripada berita Hanna Annisa.

Di Google Trend, kami mencoba menelusuri tren kata kunci Hanna Annisa dengan demo mahasiswa 28 Oktober 2017, dan Siberkreasi. Isu demo mahasiswa 28 Oktober 2017 kami rasa jauh lebih penting daripada Hanna Annisa. Demo mahasiswa 28 Oktober 2017 mengedepankan isu kritis soal mempertanyakan 3 tahun pemerintahan Jokowi. Sementara, hari ini (27/10), ada kampanye literasi digital bersama Kemenkominfo bertajuk #SiBerkreasi Netizen Fair 2017.

Hari ini (27/10), pencarian kata kunci link video Hanna Annisa meningkat tajam 650%. Ini berarti,  banyak sekali warganet yang ingin mencari maupun menonton video mesum tersebut. Sampai-sampai ketika kami mengetik kata kunci di pencarian Google, ada judul provokatif, Video Mesum Hanna Annisa Full, Yuk Nonton Bareng! beredar di YouTube.

Dan, kalau kita buka media sosial, sudah banyak sekali yang memberi kode ihwal keberadaan video itu. 

Sementara di hari yang sama, isu terkait demo mahasiswa 28 Oktober maupun acara literasi digital #SiBerkreasi kurang diminati warganet. Gaungnya tertelan pencarian Hanna Annisa yang diberi embel-embel mahasiswi UI, padahal UI sendiri sudah mengklarifikasi perempuan itu adalah alumnus UI. Artinya, efek apa pun yang ditimbulkan dari video tersebut sudah di luar tanggung jawab UI.

Hal ini juga menunjukan bahwa isu video mesum lokal memang selalu menjadi heboh di Indonesia dan mudah digoreng media massa. Tidak peduli siapa pelakunya, mau berbumbu anak kampus x, PNS daerah x, maupun artis x. Warga Indonesia akan melahapnya sampai tuntas. 

Pada pencarian kami di Google Trends, terungkap bahwa Kaskus adalah salah satu komunitas online tempat orang berkumpul mencari tahu isu terkait. Masih ingat skandal Ariel dan mantan kekasihnya pun sempat dicari banyak Kaskuser 2010 silam.

Belajar internet positif

Tidak heran bila muncul Gerakan Nasional Literasi Digital #SiBerkreasi. Internet positif memang harus diajarkan kembali, terutama di kalangan anak muda sebagai konsumen internet terbesar.

Hanna Annisa adalah pelajaran kita semua, sekaligus tanda bahwa memang benar ada yang salah dengan cara kita mengonsumsi literasi digital. SiBerkreasi adalah gerakan untuk menanggulangi ancaman bahaya yang sedang kita hadapi, yaitu penyebaran konten negatif melalui internet.

SiBerkreasi hadir dari inisiatif bersama dari berbagai kalangan, komunitas peduli literasi digital, pihak swasata, akademisi, sampai masyarakat sipil, yang didukung pemerintah.

Sayang, kita lebih memilih "kepo" pada Hanna Annisa daripada memperkaya literasi digital kita ke arah yang lebih positif.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: