Apple dan Disney berpotensi merger di tangan Steve Jobs

Apple dan Disney mungkin memiliki masa depan yang jauh berbeda jika Steve Jobs masih hidup di dunia.

Apple dan Disney berpotensi merger di tangan Steve Jobs (Foto: Bussiness or Pleasure)

Apple dan Disney mungkin memiliki masa depan yang jauh berbeda jika Steve Jobs masih hidup. Hal ini terungkap dari CEO Disney, Bob Iger yang mengutarakan kisahnya dan diterbitkan di Vanity Fair. Iger mengungkapkan kisahnya tentang persahabatan dengan Jobs hingga soal akuisisi Pixar senilai USD7,4 miliar pada 2006.

Iger berkata dirinya dan Jobs seringkali berbincang, bahkan hingga beberapa kali dalam seminggu. "Saya percaya jika Steve masih hidup, kami akan menggabungkan perusahaan kami," kata Iger. "Atau setidaknya membahas kemungkinan itu dengan sangat serius."


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Apple iOS 13 mengirimkan beberapa data ke Tencent

Analis perkirakan iPhone SE 2 akan dibanderol USD399 (Rp5,6 jutaan)

Modem 5G Apple akan hadir pada 2022


Menurut Iger, akuisisi Pixar telah mengubah nasib Disney Animation. Namun dia harus meyakinkan Jobs tentang manfaat akuisisi, termasuk perihal pro dan kontra di kalangan dewan Apple. Awalnya jobs khawatir akan menghancurkan budaya Pixar sehingga merusak kreativitas Pixar.

"Disney akan diselamatkan oleh Pixar dan kita semua akan hidup bahagia selamanya," demikian kata Iger saat itu kepada Jobs.

Dilansir Cnet (19/9), dia juga membahas usulan akuisisi Marvel kepada Jobs senilai USD4 miliar. "Dia mengaku tak pernah membaca buku komik seumur hidupnya ('Aku benci mereka melebihi kebencianku pada video gim' katanya padaku), jadi aku membawa ensiklopedia karakter Marvel bersamaku untuk menjelaskan alam semesta kepadanya dan menunjukkan apa yang akan kita beli," tulis Iger.

"Dia menghabiskan sekitar 10 detik untuk melihatnya, lalu menggesernya ke samping dan berkata 'Apakah ini penting bagimu? Apakah kamu benar-benar menginginkannya? Apakah ini Pixar yang lain?'."

Hal lain yang diceritakan Iger adalah bahwa dirinya setuju untuk menempatkan lima pertunjukkan Disney di iPod baru Apple, setelah beberapa minggu dia menjabat sebagai CEO. "Kami menyelamatkan dua perusahaan," kata Jobs memberitahu Iger pada musim panas 2011. Namun kemudian dia meninggal dunia pada Oktober di tahun yang sama.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: