Cerita di Balik RunSight: Kacamata Berbasis AI yang Antarkan Tim Labmino Jadi Samsung SFT Global Ambassador

Oleh: Tek ID - Rabu, 04 Maret 2026 14:40

Mahasiswa UI kembangkan RunSight, kacamata pintar berbasis AI untuk membantu penyandang disabilitas visual berlari lebih aman di lintasan.

Di balik pengakuan global yang diraih sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino dari Universitas Indonesia menyimpan perjalanan panjang riset, eksperimen, dan empati. 

Tim ini mengembangkan RunSight, sebuah prototipe kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang sebagai virtual running guide bagi penyandang disabilitas visual.

Inovasi tersebut lahir dari proses eksplorasi yang tidak instan. Pada tahap awal pengembangan, Tim Labmino sebenarnya berfokus pada solusi navigasi umum untuk membantu mobilitas penyandang disabilitas visual. 

Namun setelah melakukan observasi langsung dan wawancara dengan calon pengguna, mereka menemukan kebutuhan yang jauh lebih spesifik: tantangan keselamatan dan kemandirian saat berlari di lintasan.

Aktivitas berlari memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan berjalan atau navigasi sehari-hari. Kecepatan yang lebih tinggi, risiko tabrakan yang lebih besar, serta kebutuhan arahan yang cepat dan jelas membuat banyak solusi navigasi yang ada belum mampu menjawab kebutuhan tersebut secara optimal.