OpenAI nonaktifkan ChatGPT setelah ditemukan bug

Oleh: Aniesa Rahmania Pramitha Devi - Kamis, 23 Mar 2023 09:04 WIB

Gara-gara bug, pengguna bisa melihat judul riwayat obrolan pengguna lain di ChatGPT. Mereka pun mengunggah tangkapan layarnya di media sosial.

Foto: Andrew Neel/Pexels

Sejak Senin (20/3) lalu, OpenAI mematikan ChatGPT untuk sementara waktu setelah beberapa pengguna menemukan bahwa mereka dapat melihat judul riwayat obrolan orang lain. Mereka pun mengunggah tangkapan layar UI ChatGPT di media sosial, seperti Twitter dan Reddit. Dalam tangkapan layar tersebut, terdapat sidebar yang diisi dengan obrolan yang menurut mereka bukan miliknya.

Meskipun mereka hanya dapat melihat judul dan bukan keseluruhan isi percakapan orang lain, insiden tersebut masih menyoroti perlunya kehati-hatian saat berbagai detail atau menulis pertanyaan pada chatbot.

Dikutip dari Engadget (23/3), seorang juru bicara OpenAI mengatakan bahwa perusahaan untuk sementara menonaktifkan ChatGPT setelah mengatahui laporan tersebut. Rupanya, penyebabnya adalah bug dalam perangkat lunak sumber terbuka yang belum disebutkan namanya oleh mereka. Namun, OpenAI masih menyelidiki untuk mencari tahu pemicu sebenarnya.

Setelah menonaktifikan ChatGPT, OpenAI sempat melakukan pemulihan layanan sepenuhnya selama 10 jam. Namun, sejauh ini riwayat obrolan masih belum tersedia. OpenAI mengunggah catatan yang menyebut bahwa mereka memberi jaminan layanannya bisa berfungsi setelah pemulihan fitur tersebut. Akan tetapi, mereka belum mengumumkan sampai kapan pemulihan fitur tersebut selesai.