Masyarakat Indonesia habiskan 55% waktunya di open internet

Oleh: Erlanmart - Rabu, 15 Feb 2023 15:09 WIB

Riset terbaru menunjukkan 2 dari 3 masyarakat Indonesia akan meningkatkan konsumsi digital di situs berita dan web, OTT, serta streaming musik/audio.

Berkaca kepada The Trade Desk, internet terbuka (open internet) akan memimpin peningkatan penggunaan media digital di Indonesia. Open internet sendiri adalah sumber daya internet yang terdiri dari situs berita/web, Over the Top (OTT), Connected TV (CTV), steaming musik/audio, dan gim online.

Riset tersebut mengungkapkan bahwa faktanya masyarakat Indonesia lebih banyak menghabiskan waktu di open internet, meskipun ada informasi bahwa Indonesia seringkali dianggap sebagai ibu kota media sosial dunia. Dari 283 jam yang dihabiskan rata-rata konsumen Indonesia di media digital dalam sebulan, 55% waktu tersebut dihabiskan di open internet.

The Trade Desk juga menyoroti pergeseran penggunaan dari media sosial, platform User-Generated Content (UGC), dan live streaming game menuju saluran-saluran di open internet. Data menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia berencana untuk meningkatkan konsumsi open internet secara signifikan dalam 6 bulan ke depan.

Riset pertama di Indonesia ini dikatakan mengidentifikasi kesempatan menarik bagi para pemasar yang mencari cara baru di luar media sosial untuk beriklan. Dan di saluran open internet adalah tempat para audiens lebih aktif. The Trade Desk mengungkapkan bahwa masih banyak yang belum menyadari bahwa konten online menarik yang yang biasa dinikmati adalah bagian dari open internet.

Tidak mengejutkan bahwa masyarakat Indonesia yang melek digital menjadi lebih selektif terhadap kualitas konten yang mereka konsumsi. Konten premium (44%) dan kredibilitas (25%) menjadi faktor utama dalam memilih konten. Riset ini juga menunjukkan bahwa open internet adalah tempat para konsumen menemukan konten seperti ini - terutama konten OTT/CTV dan streaming musik/audio yang paling banyak diasosiasikan dengan konten premium dan kredibel.