Hampir terlupakan, akhirnya Google perbarui fitur Voice

Oleh: Zulfikar Hardiansyah - Kamis, 29 Jul 2021 08:32 WIB

Jika dibandingkan dengan Google Meet dan Google Chat, Google Voice tampaknya tidak terlalu terkenal dan bahkan hampir terlupakan.

Credit: Google

Google baru-baru ini dikabarkan akan menambahkan beberapa fitur baru pada salah satu aplikasinya yang mungkin hampir terlupakan. Dilansir The Verge (29/7), perusahaan mengumumkan akan menambahkan fitur ID penelepon baru, panggilan tidak terjawab, dan pesan SMS ke Google Voice. Penambahan fitur ini sekaligus menjadi pembaruan kecil yang penting bagi Google Voice, mengingat perusahaan tampaknya lebih fokus pada platform lainnya, seperti Google Meet dan Google Chat.

Penambahan fitur panggilan tidak terjawab di aplikasi Google Voice, memungkinkan pengguna dapat mempelajari tentang penyebab suatu panggilan bisa tidak terjawab di perangkat tertentu. Ini biasanya disebabkan pengguna sedang mengaktifkan mode Jangan Ganggu. Selain dapat mempelajari, pengguna juga akan menerima petunjuk tentang cara memastikan agar tidak terjadi panggilan tidak terjawab, dengan mengehentikan mode tersebut.

Google juga mempermudah panggilan yang terputus untuk beralih ke jaringan seluler jika koneksi Wi-Fi dalam kondisi buruk. Untuk penambahan fitur Google Voice di iOS, kini pengguna dapat menampilkan ID penelepon (bukan lagi nomor Google Voice) saat melakukan panggilan. Selain itu, pesan SMS kini dapat dihapus dalam jumlah banyak sekaligus di Google Voice versi web.

Penambahan fitur baru ini merupakan langkah terbaik bagi perusahaan untuk tetap melayani penggunanya di Google Voice. Di sisi lain, berbagai upaya Google untuk menghubungkan orang-orang di luar Gmail tampaknya memang agak membingungkan. Banyak platform yang tumpang tindih secara fungsi, khususnya Voice dimana bisa dikatakan hampir terlupakan setelah Google Fi menawarkan layanan telepon yang lebih tradisional.

Sementara itu, Voice didesain ulang pada 2018 dan perusahaan menambahkan fitur mode gelap pada 2020. Tapi sejauh pembaruan yang dilakukan perusahaan pada Voice, bisa dikatakan tidak terlalu mengesankan. Voice sebagai salah satu produk Workspace yang berorientasi bisnis, belum benar-benar menerima banyak pembaruan yang signifikan seperti Google Meet atau Google Chat.

Tag